BIDIK NEWS | SURABAYA – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo memberikan edukasi tentang Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada 135 Mahasiswa Magang Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Kegiatan ini sekaligus memberikan sosialisasi akan pentingnya peran BPJS Ketenagakerjaan. “Sosialisasi ini sejalan dengan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk juga para mahasiswa yang akan magang,” ujar Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo, Ferina Burhan saat di kampus C Unair Surabaya, Rabu (4/7).
Ferina yang mewakili Kakacab BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo, Poedji Santoso menambahkan, mahasiswa magang juga pekerja dan berhak mendapat perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
“JKK melindungi peserta magang mulai dari rumah menuju tempat magang dan melakukan segala aktifitas yang berkaitan dengan magang, hingga kembali lagi ke rumah. Dan Jaminan Kematian (JKM), yaitu santunan jika peserta tersebut meninggal dunia dengan iuran perbulan hanya Rp 16.800 per bulan,” jelasnya.
Dipaparkan Ferina, negara hadir melalui peran BPJS Ketenagakerjaan dalam membentuk Welfare State kepada seluruh masyarakat Pekerja Indonesia, baik Pekerja Penerima Upah (PU) maupun Bukan Penerima Upah (BPU).
“BPJS Ketenagakerjaan selalu berupaya menjadi jembatan kesejahteraan pekerja Sosialisasi Massif kepada driver online uber. ini salah satu wujud nyata peran serta BPJS Ketenagakerjaan,” tuturnya.
Sementara Wakil Dekan satu Fakultas Keperawatan Unair, Dr. Kusnanto, S.kp, M.kes menjelaskan, bahwa program profesi banyak resikonya, seperti tertusuk jarum atau kecelakaan saat di jalan. Karena itu dianggap perlu hadirnya BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi mahasiswa magang Fakultas Keperawatan Unair.
“Kedepan, kami mengupayakan kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan lebih intens lagi,” ungkap Kusnanto sembari menambahkan, dalam setahun Fakultas Keperawatan Unair mampu menghasilkan 200 tenaga profesi. (hari)









