255’55 VElectronics Indonesia untuk Kehidupan Warga Flores Timur dan Kutai Timur. (Foto : 5+4Ist)
| JAKARTA – Samsung Electronics Indonesia lakukan aksi donasi ‘3.000 Cahaya untuk Indonesia’, sebuah aksi donasi lentera tenaga surya untuk masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik dan penerangan di Kab Kutai Timur, Kalitim dan Kab Flores Timur, NTT. Lentera tenaga surya yang ramah lingkungan dan mudah digunakan ini diberikan untuk mendukung Hari Bumi 2018 yang diperingati setiap 22 April, untuk memberikan kehidupan yang lebih bahagia dan produktif bagi warga Kutai Timur dan Flores Timur.
255’55 VElectronics Indonesia untuk Kehidupan Warga Flores Timur dan Kutai Timur. (Foto : 5+4Ist)
“Kami kembali memberikan 3.000 lentera tenaga surya bagi warga Kab Kutai Timur, Kaltim dan Kab Flores Timur, NTT yang belum maksimal mendapatkan akses listrik secara merata. Lentera tenaga surya yang kami berikan mudah digunakan, tidak memerlukan listrik maupun pemeliharaan yang rumit. Sehingga dapat mendukung produktivitas di malam hari serta interaksi antar anggota keluarga yang lebih berkualitas,” papar Kanghyun Lee, VP Samsung Electronics Indonesia, Kamis (6/6).
Donasi 3.000 lentera tenaga surya ini didistribusikan ke daerah-daerah yang paling membutuhkan penerangan di Kutai Timur dan Flores Timur masing-masing sebanyak 1.500 unit, yang disambut baik dan dibantu langsung oleh masing-masing Pemda Kabupaten.
“Kami sangat senang menerima donasi lentera tenaga surya ini, yang sangat tepat dengan kebutuhan masyarakat Flores Timur. Dengan memanfaatkan lentera tenaga surya pemberian Samsung, anak-anak dapat belajar di malam hari dan warga perempuan dapat menyelesaikan pesanan produk anyaman dan tenunan dengan cepat dan lebih banyak,” papar Antonius Gege Hajon, Bupati Kab Flores Timur.
Kementerian Energi Sumber Daya Mineral RI mengungkapkan, pada 2018, Indonesia ditargetkan sudah bebas dari rumah dan desa tanpa penerangan. Jika hanya sekedar memperoleh penerangan atau dialiri listrik ala kadarnya, jumlah desa yang belum memperoleh penerangan sekitar 12.500 desa, sementara 2.500 desa diantaranya membutuhkan sambungan atau aliran listrik yang juga digunakan untuk berbagai keperluan lainnya seperti televisi dan lainnya.
“1.500 lentera tenaga surya kami distribusikan ke beberapa distrik di Kutai Timur dengan memperhatikan kebutuhan dan kondisi penerangan setempat. Kondisi penerangan saat ini di Kutai Timur sudah mulai terakses oleh listrik, namun belum teraliri dengan maksimal. Merupakan hal yang lazim dimana listrik padam di malam hari. Dengan adanya donasi Samsung ini, masyarakat kami lebih bahagia karena dapat melanjutkan rutinitas kegiatan mereka di malam hari tanpa kecemasan cahaya ” ungkap Ir. H. Ismunandar, MT, Bupati Kab Kutai Timur.
Turut berpartisipasi aktif dalam gerakan peduli lingkungan seperti Hari Bumi, lentera tenaga surya diberikan oleh Samsung sebagai pilihan penerangan yang ramah lingkungan. Sesuai namanya, lentera ini cukup dipaparkan pada matahari secara langsung selama sepuluh jam untuk mendapatkan energi penuh dan memberikan penerangan selama 12 jam.
Ada 3 moda pencahayaan yang dapat dipilih, yaitu terang, sangat terang, dan berkedip, sehingga bisa disesuaikan kebutuhan pemakai. Lentera ini juga dapat dilipat dan mudah disimpan, bisa digantungkan atau dibawa sambil berjalan, sehingga mendukung mobilitas di malam hari.
“Di Samsung, kami tidak hanya membuat produk dan layanan, namun juga berkontribusi dalam menciptakan masyarakat dunia yang lebih baik di mana pun Samsung beroperasi. Hari ini, kami wujudkan dengan membantu komunitas Kab Kutai Timur, Kaltim dan Kab Flores Timur, NTT untuk memiliki kualitas hidup lebih baik,” tutup Kanghyun Lee. (hari)
Teks : VElectronics Indonesia untuk Kehidupan Warga Flores Timur dan Kutai Timur. (Foto : Ist)











