TRENGGALEK | bidik.news – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa meresmikan Program Rehabilitasi Terumbu Karang di Pantai Mutiara, Kab. Trenggalek. Kegiatan ini bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo pada pilar lingkungan yang sejalan dengan inisiatif Pelindo Lestari.
Seremoni peresmian dihadiri jajaran Pemda Kab. Trenggalek, di antaranya Wakil Bupati Trenggalek Syah M Natanegara, Kadis Perikanan Jatim, Kadis Perikanan Kab. Trenggalek, Kadis Pariwisata Kab. Trenggalek, unsur TNI/Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta perwakilan komunitas masyarakat pesisir.
Program rehabilitasi ini dilatarbelakangi oleh kondisi terumbu karang nasional yang kian memprihatinkan. Berdasarkan data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), sekitar 36,18% terumbu karang di Indonesia berada dalam kondisi rusak, sementara yang berada dalam kondisi baik dan sangat baik hanya 6,56%.
Di Kab. Trenggalek sendiri, data Dinas Kelautan dan Perikanan tahun 2024 mencatat sekitar 30.000 meter persegi terumbu karang mengalami kerusakan, sehingga diperlukan langkah konkret dan kolaboratif untuk pemulihan ekosistem laut.
Sebagai wujud nyata kepedulian, Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa menginisiasi program rehabilitasi terumbu karang yang dilaksanakan bersama LAZNAS Lembaga Manajemen Infaq (LMI) dan Pokmaswas Rembeng Raya.
Program ini mencakup kegiatan penanaman, transplantasi, hingga perawatan terumbu karang, serta perlindungan kawasan dengan melibatkan masyarakat pesisir sebagai bagian dari penerapan konsep ekonomi biru (blue economy) dan konservasi laut.
Rangkaian rehabilitasi dilakukan melalui beberapa pendekatan, antara lain pembuatan 30 unit Bioreeftek Cinta, pembangunan 11 unit media tanam kebun bibit, serta pengembangan 10 unit Eco Fish House dengan total ± 3000 bibit terumbu karang ditanam di Pantai Mutiara Trenggalek sebagai sarana konservasi sekaligus edukasi lingkungan.
Total nilai program ini mencapai Rp 138.750.000, yang bersumber dari dana TJSL (Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa.
Sub Regional Head Jawa Pelindo Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, menegaskan, program ini bagian dari komitmen jangka panjang Pelindo dalam menjaga keberlanjutan ekosistem maritim.
“Rehabilitasi terumbu karang di Pantai Mutiara Trenggalek menjadi wujud nyata kepedulian kami terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Terumbu karang bukan hanya penyangga ekosistem laut, tetapi juga sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal, kami berharap program ini dapat memberi dampak berkelanjutan, baik bagi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat,” ujar Purwanto, Rabu (21/1/2026).
Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara mengapresiasi atas inisiatif Pelindo mendukung upaya konservasi lingkungan di wilayah pesisir Trenggalek.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi langkah Pelindo yang telah berkontribusi nyata dalam upaya rehabilitasi terumbu karang di Pantai Mutiara. Program ini tidak hanya penting menjaga kelestarian laut, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekowisata bahari yang berkelanjutan bagi Kab. Trenggalek. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat seperti ini patut terus diperkuat,” ungkapnya.
Dalam implementasinya, pengelolaan dan perawatan hasil rehabilitasi terumbu karang akan dilakukan oleh Pokmaswas Rembeng Raya melalui pendampingan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Jatim. Pengawasan dan evaluasi berkala juga akan dilaksanakan guna memastikan keberlanjutan program serta manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
Melalui program ini, Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa berharap Pantai Mutiara Trenggalek tidak hanya menjadi kawasan konservasi terumbu karang, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata bahari berbasis kelestarian lingkungan, yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut.











