PASURUAN I bidik.news – Sempitnya waktu rehabilitasi sejumlah sekolah dasar (SD) yang ada di Kabupaten Pasuruan menjadi kendala bagi rekanan yang menggarapnya.
Namun demikian ini harus dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Kategori rehabilitasi yang akan dilakukan pada sekolah yang mengalami rusak ringan maupun rusak berat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menyebut masing-masing rehab bervariasi tergantung tingkat kerusakan sesuai hasil analisa.
Sedikitnya ada 19 paket kegiatan pada Oktober ini sudah dilakukanlah Preep Construction Meeting (PCM) kepada para penyedia atau rekanan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan sebagai bentuk tanggungjawab kegiatan yang akan dilaksanakan.
“Ada 19 SD yang akan segera dilakukan rehabilitasi. Untuk kegiatan yang tender masih dalam proses verifikasi dan antara dinas pendidikan bersama PBJ,” jelas Tri Krisni, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan.
Menurut Krisni sapaan nya rekanan yang mendapatkan tender di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan diharapkan bisa merampungkan pengerjaan fisik dan pelaporan administrasi sesuai kontrak.
“Harapannya para penyedia harus menyelesaikan tepat waktu sesuai kontrak kerja, sedangkan administrasi terakhir pada 28 Desember 2025,” imbuh nya.
Jika dianalisa rekanan agak mengalami kesulitan saat mengerjakan rehab berat karena pekerjaan nya harus memenuhi standard yang telah ditentukan.
“Tapi saya yakin mereka akan menggarap sesuai kontrak yang telah ditentukan,” tegas Krisni. (rusdi)








