TULUNGAGUNG I bidik news -Dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78, manajemen RSUD dr. Iskak Tulungagung memberi tambahan penghasilan kepada 946 karyawannya.
Pemberian tambahan penghasilan itu merupakan apresiasi manajemen kepada para karyawan di tengah peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-78.
Dari 946 karyawan rumah sakit yang menerima tambahan penghasilan itu terdiri dari tenaga tidak tetap dan pegawai harian lepas,dokter, keperawatan, tenaga kesehatan lain serta tenaga non kesehatan.
Dalam kesempatan itu,Direktur RSUD dr. Iskak, dr. H Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B., FINACS, M.Kes., berharap penambahan penghasilan ini bisa menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik.
“Kita sedang memperingati kemerdekaan RI ke -78. Kita isi dengan berkarya dan berprestasi untuk negeri,” kata mas dokter Pri, sapaan akrab dr.Supriyanto Dharmoredjo.
Lebih lanjut,mas dokter Pri menegaskan,dalam momentum ini,karyawannya agar lebih bersemangat untuk melayani masyarakat dengan tulus. Hal itulah yang bisa dilakukan sebagai tenaga kesehatan dalam mengisi kemerdekaan.
Ia menjelaskan saat ini RSUD dr. Iskak Tulungagung telah sukses melejit sebagai rumah sakit terbaik di Indonesia. Hal ini harus bisa dipertahankan dengan memacu kinerja lebih baik.
“Calon pemimpin nasional telah melakukan kajian di RSUD dr. Iskak minggu lalu dan menganggap penyelenggaraan pelayanan yang telah kita lakukan bersama Dinas Kesehatan Tulungagung yang paling ideal di Indonesia,” pungkasnya.
Selesai melakukan upacara dan doa bersama, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemberian tali asih kepada beberapa anak anak pengunjung rumah sakit.
Bersama para karyawan,mas dokter Pri membagikan paket snack kepada mereka.Dirinya juga menyempatkan diri untuk menyapa dan berbincang dengan pasien dan pengunjung rumah sakit.
Tasyakuran HUT RI ke-78 itu cukup meriah dan tidak sampai menganggu layanan kesehatan di rumah sakit. Aktivitas di loket, poli, maupun penunjang tetap berjalan sebagaiamana mestinya.
Nuansa kemerdekaan terasa hingga seluruh ruangan. Petugas poliklinik, loket, apotek, hingga ruang Pusat Layanan Informasi dan Pengaduan Terpadu (PLIPT) kompak mengenakan pakaian dengan corak merah-putih. Beberapa bahkan menambahkan atribut tambahan seperti hasduk merah-putih, hiasan kepala kreasi merah putih, hingga aksesoris sederhana (eko)











