PASURUAN I bidik.news – Pemkab Pasuruan selalu berinovasi memajukan pendidikan dasar kepada siswa ataupun santri untuk menciptakan mereka berprestasi lebih baik lagi.
Harapan ini terwujud dalam Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) yang intens diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Bekerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan, ajang lomba kreatifitas santri berprestasi tersebut dilaksanakan secara estafet ditiga lokasi yang berbeda. masing-masing kegiatan digelar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum Desa Bakalan Kecamatan Purwosari, TPQ Miftahul Ulum Desa Mendong Gajahrejo Kecamatan Purwodadi dan di Pendopo Kantor Kecamatan Tutur.
Dalam perlombaaan yang diikuti oleh santri Taman Kanak-Kanak Al-Quran, Taman Pendidikan Al-Quran dan santri Talimul Quran Lil Aulad tersebut, Gus Mujib sapaan Wakil Bupati yang hadir sekaligus membuka acara tersebut, menyatakan rasa bangganya terhadap partisipasi aktif dari seluruh peserta.
Tidak terkecuali menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para orang tua dan wali santri yang terus mendukung putra-putrinya dalam mengikuti FASI ini.
“Maturnuwun kepada Bapak Ibu wali santri semuanya yang sudah memberikan motivasi dan dukungan kepada putra-putrinya. Mari kita wujudkan generasi cerdas berakhlakul karimah, kita kawal cita-cita putra-putri kita menjadi apa yang diinginkannya di kemudian hari. Selalu di update dan didoakan. Insyaallah tidak sekedar sholeh-sholehah, tapi juga banyak memberikan manfaat ke masyarakat sekitar,” ajaknya kepada wali santri yang hadir memenuhi lokasi acara.
Menurutnya, FASI tidak hanya sekedar sebagai media untuk memperkokoh silaturahim ukhuwah Islamiyah terutama di kalangan pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al Quran-Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI), para pengelola, guru dan santri TK/TP Al Quran dan Talimul Quran lil Aulad saja. Melainkan sekaligus sebagai media evaluasi kualitas santri di seluruh Kecamatan di Kabupaten Pasuruan untuk kemudian dijadikan sebagai peningkatan kurikulum dan proses pembelajaran ke depannya.
“FASI bagian dari ikhtiar Pemkab Pasuruan dalam menyiapkan generasi unggul. Sehingga anak-anak kita tidak hanya cerdas secara akademik saja, tetapi juga memiliki akhlak dan budi pekerti luhur,” tukas Gus Mujib.
Ditambahkan, tujuan diselenggarakan festival ini untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, akhlaq mulia serta kecerdasan pada generasi bangsa kita. Karena semuanya harus dipersiapkan sejak dini. Sehingga putra putri kita sejak kecil sudah mengenal tatakrama yang baik.
Gus Mujib menjelaskan pelaksanaan ini tidak bisa terlepas dari program WAK MUQIDIN (Wayahe Kumpul Mbangun TPQ) yang bertujuan untuk memajukan pendidikan berbasis agama Islam di Kabupaten Pasuruan. Maka dari itu, Wakil Bupati meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan agar bersinergi memaksimalkannya. Sehingga seluruh santri dapat memahami serta mengamalkan Al-Qur’an dlaam kehidupan sehari-hari.
“Kami harap ke depan WAK MUQIDIN semakin maju dan semakin baik, dimana anak-anak kita tidak hanya bisa membaca Al-Qur’an saja. Tetapi juga mengartikan, memaknai, meresapi dan mengamalkan isi dari Al-Qur’an,” pungkas Gus Mujib yang juga pengasuh Ponpes Al-Yasini Areng-areng Wonorejo ini. (Rusdi)











