SURABAYA|BIDIK – Meskipun nama Menteri Sosial Khofifah Indar parawansa telah digadang- gadang maju Pilgub Jatim dari DPP Partai Golkar, namun Ketua Tim Pilkada DPD Partai Golkar Jatim, Freddy Poernomo menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima hitam diatas putih atau surat resmi Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar tentang calon gubernur (Cagub) Jatim dari partai berlambang pohon beringin pada Pilgub Jatim 2018.
Akan tetapi perlu ditegaskqn bahwa pada tanggal 2 Oktober lalu, DPP PG melalui ketua harian DPP Nurdin Halid, Sekjen DPP Idrus Marham, ketua Bappilu wilayah 3 (Jawa) Nusron Wahid dan pengurus DPD Provinsi Jatim telah mengumumkan Partai Golkar akan mengusung Khofifah Indar Parawansa sebagai Cagub Jatim. “99 persen Partai Golkar akan mengusung Khofifah bersama koalisi partai lain. SK rekomendasi itu hanya masalah legal administrasi saja,” ungkap Freddy saat dikonfirmasi Jum’at (13/10) kemarin
Diakui Freddy, Mensos RI Khofifah Indar Parawansa memang tidak ikut mendaftarkan diri dalam penjaringan Cagub-Cawagub yang dilakukan DPD PG Jatim. Namun sesuai dengan Juklak No.06 tahun 2016 DPP PG memang bisa menambah calon sendiri diluar nama-nama yang sudah mendaftar.
DPP PG, lanjut Freddy yang juga Ketua Komisi A DPRD Jatim ini membikin survey sendiri sebelum memutuskan dukungan kepada Khofifah.
“Tim Pilkada Jatim bersama Tim Pilkada pusat sudah rapat 4 kali dan akhirnya diputuskan mendukung dan mengusung khofifah sebagai Cagub Jatim dari Partai Golkar. Karena sudah menjadi keputusan DPP, maka DPD PG Jatim juga akan mematuhi keputusan tersebut,” ungkap Freddy.
Di singgung soal pasangan (Cawagub), kata Freddy, DPP PG akan menyerahkan sepenuhnya kepada Ketum PP Muslimat NU. “Partai Golkar tak mungkin bisa mengusung sendiri sehingga harus koalisi dengan partai lain. Karena itu untuk posisi Cawagub akan dibicarakan bersama dengan partai koalisi. Tapi penentu sejatinya adalah user yaitu Khofifah sendiri,” dalihnya.
Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan mengumpulkan seluruh nama Bacagub dan Bacawagub yang telah mendaftar dan mengembalikan formulir pendaftaran Cagub-Cawagub Jatim di DPD PG Jatim untuk menjelaskan hasil akhir dari keputusan DPP PG. “Mereka itu sudah berniat baik mendaftar ke partai golkar, jadi apapun keputusan akhir DPP PG juga akan kami sampaikan kepada mereka,” imbuhnya.
Sebagaimana diketahui bersama, nama-nama yang ikut penjaringan Cagub-Cawagub di DPD PG Jatim adalah Saifullah Yusuf (Bacagub), Nurwiyatno (Bacawagub), Kombes Pol Syafiin (Bacawagub), Mayjen TNI (Purn) Estu Hari Subagio (Bacawagub), dan Ridwan Hisjam (Bacawagub). “Pendaftaran kami tutup tanggal 19 September dan pada 24 September nama-nama tersebut kami sampaikan ke DPP PG. DPD PG Jatim hanya melakukan penjaringan, keputusan sepenuhnya kewenangan DPP,” pungkas nya. (fik)










