Teks Foto : Walau masih dalam tahap mengenal dan belajar sebagai pemula, mahasiswa asal Australia ini menggunakan pakaian Tari Topeng Patih lengkap beserta aksesorisnya.
SURABAYA | BIDIK – Delapan mahasiswa Queensland University of Technology (QUT) Australia mengikuti Summer Program di Ubaya. Salah satu rangkaian kegiatan Summer Program kali ini, kedelapan mahasiswa asal Australia itu belajar Tari Topeng Patih yang dikemas dalam learning Indonesian dance, Kamis (13/7/2017) di Kampus Tenggilis Ubaya.
Mahasiswa Queensland University of Technology (QUT) Australia tinggal di Surabaya sejak 30 Juni – 16 Juli 2017. Selain fokus pada pembelajaran The Essential of Indonesian Property Market, mereka juga diajak untuk mengenal dan belajar tentang kebudayaan lndonesia. Tari Topeng Patih merupakan tari tradisional dari kota Malang dan mudah dipelajari bagi pemula.
Tari Topeng Patih merupakan tarian pembuka. Seni tari topeng merupakan kesenian khas Indonesia yang sudah ada semenjak zaman nenek moyang. Hampir semua daerah di Indonesia memiliki sejarah tentang pertunjukan menggunakan topeng. Dari beberapa istilah tersebut semuanya menjurus pada satu arti yaitu berarti penutup wajah yang pada saat ini juga bisa disamakan dengan arti kata ”Topeng.”
Delapan mahasiswa Bachelor of Property Economics, Queensland University of Technology (QUT) Australia yang turut berpartisipasi terdiri dari 4 mahasiswi, yaitu Caitlin Clarke, Marah Perkins, Caetlen Tooley, Elly Plowman dan 4 mahasiswa, yaitu Jack Sullivan, Zachary Stephenson, Lachlan King, William Conry. Kegiatan learning Indonesian dance dianggap menjadi bagian paling penting dalam rangkaian acara Summer Program karena bertujuan untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia.
“Tujuannya adalah memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, sehingga harapan kami para mahasiswa nantinya juga bisa memperkenalkan sekaligus mempromosikan Tari Topeng Patih di Australia khususnya di Brisbane,” ungkap Adi Prasetyo Tedjakusuma, B.Bus., M.Com selaku Manajer Kerjasama Kelembagaan Luar Negeri Ubaya.
Walau masih dalam tahap mengenal dan belajar sebagai pemula, mahasiswa asal Australia ini menggunakan pakaian Tari Topeng Patih lengkap beserta aksesorisnya. Dian Nova Saputra atau biasa disebut Dian Bokir, seorang penari sekaligus koreografer tari tradisional akan menjadi pelatih tari bagi para mahasiswa tersebut. (hari)









