JAKARTA – Indosat Ooredoo langsung bergerak cepat menerjunkan tim Mobil Klinik ke titik yang terdampak paling parah. Di H+1 tim Mobil Klinik bergerak ke Desa Naru, Kec. Woha, Kab. Bima, NTB membawa paket sembako bagi warga yang tinggal di posko pengungsian. Bantuan juga disalurkan ke posko di Desa Waiburak, Kec. Adonara Timur, Kab. Flores Timur, NTT.
Selanjutnya minggu ini tim Mobil Klinik terus dimobilisasi ke lokasi terdampak lainnya seperti Kec. Ileboleng dan Kota Kupang untuk memberikan bantuan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga.
Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha, mengatakan, pihaknya turut prihatin atas kejadian bencana yang terjadi baru-baru ini. Doa dan dukungan tulus disampaikan jajaran Indosat Ooredoo kepada sahabat dan keluarga di NTT dan NTB.
“Tim teknis segera terjun ke lapangan untuk memulihkan kondisi jaringan Indosat Ooredoo, sehingga layanan kami dapat digunakan dengan normal kembali. Kami juga membantu Pemda mengatasi dampak bencana ini dengan mendistribusikan bantuan logistik, menyediakan pelayanan kesehatan dan medis, serta memberikan bantuan komunikasi gratis bagi pelanggan kami di lokasi bencana,” katanya, Jumat (9/4/2021).
Pelanggan prabayar, lanjut Vikram Sinha akan diberikan pulsa darurat senilai Rp 10 ribu, dan pelanggan pascabayar akan mendapatkan diskon penyesuaian tagihan bulanan Rp 25 ribu. “Semua bantuan komunikasi tersebut dapat digunakan untuk koneksi internet, panggilan telepon, dan SMS ke sesama nomor Indosat Ooredoo,” ujarnya.
Indosat Ooredoo juga memastikan layanan contact center tetap beroperasi 24 jam. Pelanggan juga bisa menghubungi saluran pelanggan seperti Twitter, Instagram, Facebook, aplikasi MyIM3, website (www.indosatooredoo.com), email (cs@indosatooredoo.com), telpon *185# dan chat WhatsApp ke +62 855-1000-185 untuk mendapatkan dukungan atas keluhan ataupun kendala layanan telekomunikasi yang dialami pelanggan.
“Mobil Klinik Indosat Ooredoo akan terus disiagakan agar bisa langsung diterjunkan membantu Pemda melakukan kegiatan tanggap darurat bencana sampai masa transisi menuju pemulihan paska bencana. Ini komitmen kepedulian dan tanggung jawab sosial kami kepada masyarakat Indonesia untuk #BisaBangkitBersama ditengah kondisi yang menantang ini,” tutup Vikram.











