SAMPANG – Keberadaan tutup plat besi (Manhole Cover) di sepanjang pinggir jalan dan trotoar mulai Jl. Wijaya Kusuma sampai Jl. Diponegoro, Kab. Sampang, Madura banyak yang hilang atau raib. Sehingga mengakibatkan banyak jalanan dan trotoar dikawasan tersebut yang berlubang.

Kondisi ini kalau terus dibiarkan sangat membahayakan keselamatan bagi pejalan kaki maupun kendaraan yang melintas, apalagi saat malam hari. Namun hingga berita ini dibuat, kondisi berlubang mash tetap di biarkan begitu saja dan sudah cukup lama, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kab. Sampang tutup mata.
Padahal, dana pemeliharaan tiap tahunnya selalu dianggarkan dan ada. Kemana dana/ anggaran tersebut ?. Ini adalah bukti lemahnya Pemkab Sampang dalam pengelolaan dana pemeliharaan tiap tahunnya bagi Dinas PUPR. Sehingga tutup plat besi banyak yang hilang dan tidak ada kontrol dari Dinas PUPR Kab. Sampang.
Dan kondisi tersebut langsung mendapat perhatian serius dari Ketua Dewan Pengawas Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Abdul Azis Agus Priyanto, SH. Dikatakannya, jika melihat kondisi tutup kontrol air pada trotoar (Manhole Cover) itu sepertinya raib secara masiv.
“Maka ada 2 kemungkinan, pertama, memang sengaja diangkat dan diamankan oleh petugas yang menangani pemeliharaan drainase kota. Saat musim hujan tidak bisa menampung air saat intensitas hujan cukup tinggi. Kedua, memang raib atau hilang karena keteledoran petugas tidak mengembalikan Manhole Cover pada posisi semula sesaat selesai pemeliharaan,” kata Abdul Azis, Selasa (23/3/2021).
Hal ini, lanjutnya, seharusnya Dinas PUPR, terutama bidang jalan sebagai leading sector yang bertanggung jawab segera reaktif dan mengambil langkah taktis sebelum menelan korban pada pejalan kaki. Apalagi tutup trotoar yang terbuat dari baja tebal itu menjadi bagian aset Pemda Sampang.
“Kami berharap, program kegiatan yang sudah selesai tidak ditinggal begitu saja oleh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) tekhnis. Namun tetap menjadi perhatian agar apa yang akan diharapkan pada out put maupun out come nya sebuah program bisa dicapai,” ungkapnya.
Sementara Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PURR Kab. Sampang Hasan Mustofa setelah dikonfirmasi diruang kerjanya menjelaskan, pihaknya mengaku tidak tahu menahu atas tidak adanya plat tutup besi yang hilang atau yang sudah lama berlubang.
“Kami berjanji akan segera melakukan pengecekan di ruas pinggir jalan dan trotoar,” tegasnya.










