TRENGGALEK – Berbagai cara dilakukan Paslon Cabup – Cawabup Pilkada Trenggalek 2020 untuk meraih simpati dan menyaring aspirasi masyarakat.
Seperti yang dilakukan Paslon “Ali Tofan” blusukan ke sejumlah pasar tradisional,sowan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang berada di Kecamatan Munjungan Kamis (22/10/2020).
Saat berada di tengah pedagang pasar, Pasangan Alfan Rianto dan zaenal Fanani menyapa semua pedagang.
Yang menarik,saat Paslon no 1 masuk ke tengah pasar langsung di sambut para pedagang dan pengunjung pasar,mereka meminta untuk berselfi bersama.
Namun Yang memprihatinkan,saat Pasangan Ali Tofan mau keluar dari pasar,,banyak pedagang yang bergerombol dan sambat atas sepinya pembeli,dan
Semrawutnya penataan pasar,terutama di saat musim penghujan dipastikan mereka kesulitan berjualan,karena lapaknya becek,bahkan terkadang banjir.
Menurut mbah Toikem (80),salah satu pedagang empon empon kawakan,yang mengaku warga Dongko,dirinya mengeluh dengan keadaan ekonomi saat ini,karena sudah beberapa bulan ini barang dagangannya jarang laku.
“Saya berjualan disini sudah 60 tahun,ya baru ini merasakan sepi sekali pak,sudah beberapa bulan ini dagangan saya jarang laku,lebih lebih sebentar lagi musim penghujan,di pastikan saya tidak bisa berjualan seperti biasanya.Karena, jika musim penghujan, lantai pasar nyembong air,bahkan terkadang banjir pak.”keluhnya.
Hal yang sama juga di ucapkan oleh Luluk,Warga desa Bungur,yang setiap harinya berjualan Jamu.Menurutnya di musim pandemi seperti ini pasarnya sepi pembeli,bahkan dirinya sering membawa pulang lagi dagangannya.
“Saya do’akan semoga pasangan no 01 jadi,semoga ke depan Trenggalek bisa lebih maju,terutama pembangunan pasar segera terselesaikan,biar segera bisa kami pakai”, harapnya.
Blusukan yang dilakukan oleh Paslon Bupati Trenggalek no 01 ini, bertujuan untuk mengetahui kondisi pasar-pasar tradisional di masa pandemi virus Corona ( Covid-19 ).
“Tujuan kami ke pasar-pasar tradisional ini ingin mengetahui dan ingin menyerap aspirasi pedagang secara langsung, saat kondisi Covid-19 ini apa jumlah pembeli dipasar berkurang dan bertanya permasalahan-permasalahan yang terjadi di pasar,” ujarnya.
Pasangan Ali Topan ini berjanji jika dirinya nanti terpilih, keluhan-keluhan pedagang pasar munjungan akan dibawa ke Pemkab Trenggalek dan dicarikan solusinya.
“Insya Allah jika menang, kami akan mengajukan permasalahan-permasahan pedagang ini ke pemerintahan Kabupaten Trenggalek. Sehingga kami bisa merumuskan program-program kedepanya,” ungkapnya.
Menurutnya, dengan cara sosialisasi blusukan di pasar-pasar ini adalah metode yang pas buat dirinya.
“Ini sangat efektif sekali menyapa masyarakat, karena kita bertemu langsung dengan para pedagang dan memang pasar-pasar ini tempat berinteraksi antara masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga mensosialisasikan protokol kesehatan yang ditujukan kepada penjual dan pembeli yang berada di pasar.
“Kami juga menyampaikan bahwa semua penjual dan pembeli harus memakai masker untuk menjaga kesehatan,” pungkasnya.(eko)











