TULUNGAGUNG – Kisah sedih yang memilukan dialami tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Tulungagung Jawa Timur yang bekerja di Arab Saudi .
Dia adalah Dicky Kurniawan, TKI asal Dusun Umbut Sewu, Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, bersama 2 teman lainya mengaku ditipu oleh perantara . Mulai dari dokumen/ kontrak kerja ,hingga waktu bekerja yang mencapai 12 jam dalam sehari.
Akibatnya , Dicky mengalami sakit hingga tidak mampu bekerja lagi. Akhirnya Resiko dia terima dan harus diberhentikan dari tempat kerja majikanya.
Semenjak itu tepatnya bulan februari 2020 , nasib mereka sungguh memprihatinkan. Untuk makan sehari- hari ketiganya mencari sisa makanan pungutan dari tempat sampah.Nasi serta lauk busuk menjadi makanan mereka sehari – hari.
“Kami telah ditipu oleh perantara ,perjanjian kontrak tidak sesuai, semua palsu” kata Dicky kepada wartawan melalui pesan whatsAap ,Minggu (6/9/2020)
Dikcy mengaku segala upaya telah dilakukan untuk bisa pulang ke tanah air. Langkah yang diambil menurutnya dengan berkirim surat kepada presiden Joko Widodo, menteri tenaga kerja, gubernur Jawa Timur ,Bupati Tulungagung hingga Polres Tulungagung.
“Saya sudah berkirim surat kepada Menteri, Bupati dan lainya mas, namun belum ada perkembangan hingga sekarang” keluhnya.
Saat ini Dicky sedang sakit . Untuk kencing dan buang air besar darah terus mengalir . Ia berharap pemerintah dapat memulangkan dan memperhatikan nasib buruh migran yang kini terkatung-katung di luar negeri apalagi dalam kondisi sakit.
“Mohon kami bisa dipulangkan , disini tidak bisa bekerja dan untuk makan sudah tidak ada” harapnya










