JEMBER – Langkah berani dan vesioner Kalapas Kelas II A Jember, Yandi Suyandi dalam membuat kebijakan dillingkungan kerjanya mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Abdul Muqit Arif. 07 Juli 2020
Kalapas yang baru beberapa bulan bertugas di Jember ini terlihat begitu dekat dan akrab dengan para warga binaan,hal ini terlihat disaat acara pelepasan warga binaan yang mendapatkan program asimilasi dari Kementerian Hukum dan Ham ( Kemenkumham).
Sembari menunggu kehadiran Wakil Bupati Jember, Kalapas mendekati satu persatu warga binaan sambil berkomunikasi secar interaktif, seakan tidak ada batas dirinya dengan para mantan narapidana ini.
Bahkan kegiatan pembangunan yang ada dilingkungan Lapas Kelas II A Jember ini juga melibatkan para warga lapas.
Saat dimintai komentarnya soal langkah langkahnya menyampaikan ” ya kita sebagai petugas itu ya memang harus mengayomi, kita harus yakin dengan mereka, kalau mereka bisa menjadi baik,” tuturnya
Seperti yang saudara lihat, pembangunan disini semua tukangnya adalah warga binaan, kalau tidak yakin dan tidak percaya, tidak mungkin kita.
“Jadi modalnya itu kita memberikan kepercayaan kepada mereka, supaya mereka lebih percaya diri bahwa mereka bisa melakukan yang terbaik.
Jadi, saya tidak ada sama sekali membedakan saya Kalapas tidak, bahwa saya merasa tangan saya masih tetap sama, kaki saya dua, mata saya dua, mengenai mereka pernah jahat, ya karna mereka manusia bisa baik, bisa jahat.
Saya selalu mengatakan kepada mereka, kita ini sama. Sama-sama ciptaan Allah, jadi mereka merasa dekat, meresa dekat. Kadang saya mengatakan, kamu itu mengaku pelanggaran pun saya dak bisa berbuat menambah bebanmu, karna saya ini bukan jaksa, bukan polisi, saya ini petugas LP, saya harus membina.
“Hari ini saya buat pelatihan asimilasi edukasi di luar lapas, biasanya ini dilakukan di dalam lapas,” ujarnya.
Mendengar hal tersebut,Wakil Bupati yang berada di samping Kalapas secara sepontanitas mengucapkan apresiasinya atas apa yang di lakukan oleh Kalapas Kelas II A Jember. ” Luar biasa,” ujar Wabup. (Monas











