BANYUWANGI – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi kembali melaporkan adanya tambahan pasien terinfeksi positif.
“Mengacu ada hasil PCR, hari ini ada tambahan 7 pasien terinfeksi positif, diantaranya ada 4 ABK,” ucap dr. Widji Lestariono, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, Sabtu (13/06/2020).
Menurut Rio, sapaan akrabnya, pasien 14 – 17 merupakan Anak Buah Kapal (ABK) Citra Mandala Sakti (CMS). Mereka sebelumnya telah mengikuti rapid tes massal yang diselenggarakan oleh Pelindo di Pelabuhan Tanjung Wangi pada 5 Juni lalu.
“Hasilnya, 4 orang ABK tersebut reaktif. Selanjutnya, tanggal 10 Juni 2020 terhadap empat orang itu telah dilakukan pemeriksaan swab di RSUD Blambangan, dan tanggal 13 Juni 2020 hasilnya keluar positif Covid-19,” jelas Rio.
Keempat ABK tersebut berjenis kelamin laki-laki. Pasien terkonfirmasi 14 dan 15 merupakan warga Kecamatan Kalipuro. Masing-masing berusia 26 tahun dan 37 tahun.
Untuk pasien 16, berusia 25 tahun asal Kecamatan Wongsorejo, sedangkan pasien 17 usianya 31 tahun asal Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Banyuwangi.
“Saat ini sedang dilakukan tracing oleh tim puskesmas untuk menginventarisir kontak erat mereka, dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap dokter alumnus Universitas Airlangga ini.
“4 ABK itu kini sedang dalam proses untuk isolasi di RSUD Blambangan,” sambungnya.
Rio menambahkan, untuk pasien terkonfirmasi 18 adalah seorang perempuan berusia 41 tahun warga Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi.
“Pasien 18 ini bekerja sebagai karyawan di PT. Pupuk Kaltim, pada tanggal 4 Juni yang bersangkutan mengikuti rapid tes massal di Pelabuhan ASDP saat akan pergi ke Bali. Hasilnya reaktif, dilanjut pemeriksaan swab di RSI Fatimah dan hasilnya keluar positif,” terang Rio.
Sementara, untuk pasien 19, lanjut Rio, adalah seorang pria berusia 23 tahun asal Desa Kebaman, Kecamatan Srono.
“Pasien 19 ini seorang karyawan swasta, sebelumnya juga mengikuti rapid tes massal di ASDP saat akan bepergian ke Bali dan hasilnya reaktif. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan swab si RSUD Blambangan dengan hasil positif,” ujarnya.
Yang terakhir, pasien terkonfirmasi 20 adalah seorang laki-laki usia 34 tahun. Dia ber-KTP Karanganyar Neglasari Tangerang, namun berdomisili di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Yang bersangkutan adalah karyawan Akademi Penerbangan Indonesia (API).
“Pasien 20 ini warga Tangerang yang bekerja di Banyuwangi. Tanggal 5 Juni yang bersangkutan melakukan perjalanan ke Banyuwangi, dan tanggal 9 Juni melakukan tes swab mandiri di RSI Fatimah sebagai melengkapan persyaratan pekerjaan. Tanggal 13 Juni hasilnya keluar positif. Saat ini telah dirawat di ruang isolasi RSI Fatimah Banyuwangi,” pungkasnya.(nng)











