Ultah ke-26, PJB Siap Terus Ukir Prestasi Nasional & Internasional  

0
22
Rangkaian kegiatan ultah PJB ke-26, puncaknya selebrasi secara virtual yang dikemas dalam talkshow, Senin (4/10/2021). (Ist)

SURABAYA – PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) merayakan ulang tahun ke-26 pada 3 Oktober 2021 dengan berbagai rangkaian kegiatan. Mulai dari penyerahan santuan dari lazis, apresiasi kepada karyawan berprestasi hingga berbagai ajang lomba kreatifitas antar karyawan. Puncaknya, selebrasi secara virtual yang dikemas dalam talkshow, Senin (4/10/2021).

PJB juga mengundang pendiri Ancora Group yang pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan periode 2011-2014, yakni Gita Wirjawan, Direktur Utama PT Sarana Multiinfrastruktur Edwin Syahruzad, serta dimoderatori oleh pembawa acara Fifi Aleyda Yahya.

Direktur Utama PT PJB, Gong Matua Hasibuan menyampaikan rasa syukur atas pencapaian usia PJB. Di tengah gempuran pandemi yang belum usai, dimana beberapa perusahaan memangkas karyawannya, PJB terus berlari kencang mengukir prestasi nasional dan internasional.

“Di usia ke-26 tahun ini, PJB tetap menjadi salah satu perusahaan yang dipercaya menyumbangkan kontribusi utama dalam penyediaan tenaga listrik di tanah air dengan prestasi dan kinerja terbaik”, ungkapnya, Senin (4/10/2021).

Dalam talkshow yang ditonton ratusan orang, Gita Wirjawan mengungkapkan, potensi PJB dalam menjalankan bisnisnya yang juga sebagai solusi dalam permasalahan perubahan lingkungan.

“Saya melihat PJB memiliki peluang emas dalam mengimplementasikan bisnis yang sesuai Paris Agreement, karena PJB sudah mulai memanfaatkan Co-Firing yang cukup tinggi dan PJB sudah memanfaatkan tenaga surya dalam model bisnisnya”, ungkap Gita.

Edwin, Dirut PT Sarana Multi Infrastruktur, BUMN yang bergerak di bidang pendanaan, khususnya dalam EBT juga mengungkapkan potensi PJB dalam transisi energi di Indonesia.

“Lingkungan usaha yang berubah dan terdisrupsi menjadikan perusahaan membutuhkan kolaborasi dengan perusahaan lain untuk mencapai target yang baru. PJB salah satu perusahaan yang terbuka dan menjawab tantangan perubahan di era transisi energi ini.” katanya.

Saat ini PJB sedang berfokus kepada 3 potensi bisnis. Pertama, peningkatan kapasitas pembangkit dengan cara keikutsertaan dalam pengembangan pembangkit EBT, mulai dari pembangunan PLTS terapung terbesar kedua di dunia, PLTS Terapung Cirata, hingga peningkatan rasio Co-Firing pada PLTU di Indonesia.

Kedua, melalui Power Solution, PJB menawarkan jasa di bidang pengelolaan pembangkitan mulai dari operasi, pemeliharaan, overhaul, dan lainnya untuk peningkatan produktifitas dan efisiensi mesin-mesin pembangkit dan motor penggerak, peralatan transmisi dan gardu induk, di dalam dan luar negeri. PJB adalah ahlinya mengelola unit pembangkit.

Potensi ketiga adalah bisnis yang berkaitan dengan implementasi EAM (Enteprise Asset Management), bisnis EPC, penyediaan suku cadang, hingga jasa konsultansi teknik pembangkitan.

PJB membuka peluang utk berkolaborasi dengan pihak-pihak lain yang tertarik untuk mengembangkan bisnis EBT dan bisnis di sektor ketenagalistikan lainnya, demi memajukan Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here