Jual Pil Koplo Dituntut 3 Tahun

0
42
Foto : Terdakwa saat sidang tuntutan secara virtual di PN Gresik

GRESIK – Terbukti memperjual belikan pil double L, Terdakwa M Miftahul Khoir alias Jipok (20), warga Dusun Sendangsari, Desa Mojosari, Kabupaten Lamongan dituntut hukuman penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Argha Bramantyo selama 3 tahun. Tidak hanya itu, terdakwa juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp. 100 juta subsidair 6 bulan penjara, Selasa (05/10/2021).

Pada tuntutan diuraikan, terdakwa terbukti melanggar pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. “Menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama tiga tahun dan denda Rp 100 Juta subsidair 6 bulan kurungan,” tegas Jaksa Argha.

Jaksa menilai perbuatan terdakwa memperjual belikan pil doubel L tidak dilengkapi izin farmasi bahkan terdakwa bukan orang yang ahli tentang farmasi atau apoteker. Dari tangan terdakwa, Polisi telah mengamankan pil koplo sebanyak 3 plastik masing-masing berisis 100 buti, dan satu klip plastik sebanyak 10 butir dirampas untuk dimusnahkan. Sementara itu, uang tunai sebesar Rp 195.000 hasil penjualan pil koplo dirampas untuk negara.

Atas tuntutan hukuman jaksa, penasihat hukum terdakwa Miftahul Khoir yaitu Herman Sakti Iman dari Pos Bantuan Hukum Fajar Trilaksana, keberatan atas tuntutan tinggi jaksa.

“Kami akan mengajukan pembelaan pada sidang selanjutnya. Intinya, kami meminta agar Majelis Hakim menberikan keringanan hukuman karenq terdakwa masih muda, sopan dipersidangan dan tidak mengulangi perbuatannya,” jelasnya.

Sidang dengan Majelis hakim yang diketua Ari Karlina ditunda minggu depan dengan agenda pledoi/pembelaan dari kuasa hukum terdakwa. (him)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here