Teknologi Konstruksi DynaHome dari SIG Hasilkan Biaya Rumah Efisien & Terjangkau 

0
39
Direktur Marketing dan Supply Chain SIG, Adi Munandir (3 kiri), Dirjen Pembiayaan Infrastuktur Pekerjaan Umum & Perumahan, Herry Trisaputra Zuna (tengah) dan Ketua Tim Fasilitasi BP2BT Sumsel, J Riantony (5 kiri) saat penandatanganan MoU penggunaan teknologi rumah monolitik Dynahome, Minggu (12/9/2021). (Ist)

BOGOR – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan Tim Fasilitasi Program Rumah Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) Sumatera Selatan jalin kerjasama dalam penggunaan teknologi rumah metode cetak one day one home (DynaHome) yang dimiliki SIG untuk Program Percepatan Pembangunan Perumahan di Sumatera Selatan.

Penandatanganan MoU Penggunaan Teknologi Rumah Monolitik dilakukan oleh Direktur Marketing dan Supply Chain SIG Adi Munandir dan Ketua Tim Fasilitasi BP2BT dan Green Housing Sumatera Selatan, J Riantony disaksikan Direktur Jendral Pembiayaan Infrasturktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Herry Trisaputra Zuna, Minggu (12/9/2021) di Bogor, Jawa Barat.

Adi Munandir mengatakan, inovasi dan solusi DynaHome yang dihadirkan SIG untuk memberikan kemudahan dalam pembangunan rumah masal dengan waktu yang singkat dan biaya yang efisien tanpa mengurangi kualitas dari bangunan itu sendiri.

“Teknologi konstruksi DynaHome dapat memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi oleh para pelanggan dan pemangku kepentingan dalam pemenuhan kebutuhan perumahan.”, ucapnya.

Adi Munandir menjelaskan, SIG sebagai penyedia solusi bahan bangunan mendukung sustainable living dengan menghadirkan solusi-solusi produk yang ramah lingkungan. “MoU ini kian memantapkan komitmen SIG sebagai perusahaan berwawasan masa depan yang memberi nilai tambah kepada masyarakat dan lingkungan. Kami berharap kerja sama ini menjadi salah satu solusi dari SIG dalam pemenuhan target pembangunan rumah bagi masyarakat.”, ungkap Adi.

J Riantony menjelaskan, kerjasama ini sebagai upaya memfasilitasi masyarakat mendapatkan rumah dengan harga terjangkau.

“Mudah-mudahan kerjasama ini bisa dapat diwujudkan terutama di Sumatera Selatan sebagai pilot project. Nantinya kami akan mengkolaborasikan rumah DynaHome dengan Solar Cell, Septic tank komunal serta integrasi dengan rumah green housing yang telah dijajaki dan dalam proses sertifikasi.”, ujar J Riantony.

Sementara itu, Herry Trisaputra Zuna menyambut baik adanya MoU ini. Menurutnya melalui teknologi konstruksi DynaHome dapat menghasilkan rumah dengan biaya efisien dan terjangkau.

“Kami berharap dalam perjalanan kolaborasi ini, muncul inovasi-inovasi lain yang dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat khususnya kaum milenial. Dari 270 juta masyarakat Indonesia, 26% diantaranya kaum milenial yang mulai memikirkan untuk memiliki rumah.”, ujar Herry. (ali/hari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here