Niat Membayar Angsuran di ACC, Mobil disita

0
25

Jember – Warga Banyuwangi, Joko Adi Prasetyo jauh-jauh datang ke Jember untuk membayar cicilan mobilnya yang nunggak dua bulan di leasing Astra Credit Compeny (ACC) pada hari Selasa kemaren 31 Agustus 2021.

“Saya datang ke ACC untuk membayar cicilan mobil. Tapi, sampai di sini saya tidak diarahkan ke kasir justru saya diarahkan ke atas, di sana diwawancara dan tiba-tiba saya disuruh tanda tangan surat, sempat saya tanyakan itu surat apa, kata petugasnya surat tersebut pengajuan penundaan angsuran,” ujar Adi kepada media di depan kantor ACC, Rabu 1 September 2021.

Karena kata petugasnya surat tersebut untuk pengajuan penundaan angsuran, Adi merasa senang. Tapi, bila surat tersebut merupakan surat penarikan, kepada petugasnya ia menegaskan enggan tanda tangan,”Namun dia cuman tersenyum saja,” ujar Adi.

“Setelah saya tanda tangani, teman saya yang membawa kunci mobil diminta, lah kok seperti ini, berarti saya sengaja dijebak, soalnya perjalanan dari rumah ke sini saya lihat ada yang mantau, saya merasa di dzolimi, saya jauh-jauh ke sini untuk bayar cicilan mobil justru sampai di sini mobil disita,” terangnya.

Adi menjelaskan, sejauh ini dirinya sudah membayar 14 angsuran, setiap angsurannya Rp. 3.500.000 dengan DP Rp. 50.000.000 sebelumnya pernah mendapat SP sekali 24 Juli lalu. “Kalau orang ACC 15 hari sekali memang datang ke rumah. Sebelumnya saya tidak pernah nunggak, paling nunggak sehari dua hari tapi langsung saya bayar dengan dendanya,” ungkap Adi.
Adi mengaku baru kali ini nunggak agak lama hingga 2 bulan sebab kondisi Pandemi. Apalagi, usahanya dalam kondisi tidak baik. “Masak tidak ada pengertian sama sekali, kemaren kenapa saya masih dijanjikan bayar 3 bulan berikut dengan administrasinya dan sampai sekarang ini justru saya diminta untuk melunasi, ini kan saya di dzolimi,” jelasnya kesal.

Sementara pihak ACC, Arif yang sebelumnya ditemui Adi, saat diwawancara tidak bisa memberikan keterangan, “Besok saja keterangannya ya mas, besok kan jam kerja, besok kan ada bosnya biar bosnya saja yang ngasih keterangan,” ungkap Arif lantas pergi meninggalkan wartawan.(lilik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here