Kepala Staf Kodam Brawijaya Berharap Masyarakat Tetap Produktif dan Aman

0
52
penutupan TMMD di wilayah Kabupaten Gresik

 

Gresik – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Kodim 0817 Gresik hari ini, Rabu (14/07) secara resmi ditutup. Penutupan dilakukan oleh Kepala Staf Kodam V/ Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiyawan.

Bertempat di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, penutupan TMMD ke-111 dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Bupati Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, Dandim Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail bersama jajaran Forkopimda juga tampak hadir pada kegiatan tersebut.

“Program TMMD diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap percepatan pencapaian target pembangunan melalui pemberdayaan ekonomi di daerah, meningkatkan taraf hidup masyarakat, menurunkan kemiskinan serta menempatkan desa sebagai subjek pembangunan, dimana desa dapat merencanakan sendiri, melaksanakan sendiri, dan memberdayakan sendiri masyarakatnya,” papar Brigjen Agus.

Selain itu TMMD melalui beberapa kegiatannya diharapkan juga mampu menjadi pemicu adanya kasadaran masyarakat tentang wawasan kebangsaan, bela negara dan upaya pencegahan paham radikalisme serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di desa.

Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, Kepala Staf Kodam V/Brawijaya melalui awak media juga berpesan, agar masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan serta mengikuti aturan dan imbauan dari pemerintah terkait pencegahan covid-19.

“Kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh abai. Mari terus kita berdisiplin diri menerapkan protokol kesehatan dan selalu gunakan masker. Kita harus produktif dan aman yang dimaksud, kita harus hidup sehat. Setelah ini kita harus bekerja, jangan tinggal dirumah untuk duduk, nonton tv dan tidur. Jadi tagar dirumah saja itu harus dirubah, kita harus produktif setelah ini,” tambahnya.

Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail menyampaikan, kegiatan TMMD di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, progresnya sudah mencapai  seratus persen, baik itu kegiatan fisik dan non fisik.

“Untuk kegiatan fisik seperti,  renovasi rumah tidak layak huni, pengadaan penerangan jalan umum, pembangunan tembok jalan untuk penahan longsor, perbaikan akses transportasi warga sudah rampung seratus persen,”ujarnya.

Selain itu, juga penyemprotan disinfektan dan bersama Dinas Kesehatan melaksanakan vaksinasi dan berbagai penyuluhan kepada masyarakat.

Untuk kegiatan non fisik, meliputi penyuluhan atau sosialisasi tentang peran serta UMKM, 10 program pokok PKK, penyuluhan stunting dan perbaikan gizi, wawasan kebangsaan hingga penyuluhan bahaya narkoba juga sudah rampung seratus persen.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan TNI dalam pelaksanaan TMMD. Terlebih, ditengah pandemi Covid-19 saat ini, Kodim 0817 Gresik tetap berkarya untuk masyarakat.

“Kami selaku pemerintah daerah memberikan apresiasi yang sangat luar biasa terhadap program TMMD yang telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dikatakannya, pembangunan yang sudah dilaksanakan selama pelaksanaan TMMD harus dipelihara dan dijaga dengan baik oleh masyarakat. Serta dipergunakan sesuai dengan peruntukannya.

“Mari bersama-sama kita jaga dan pelihara. Prorgam ini jangan hanya bersifat sementara saja, namun kita selaku pemerintah daerah juga siap meneruskan pembangunan yang sudah dilaksanakan ini,” ujarnya. ( ali )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here