Tetap Peduli, Mantan Kades Ini Ajak Warga Patuhi Pemberlakuan PPKM Darurat

0
100
Syamsul Hadi, Mantan Kades Desa Balung Kulon Jember. (Monas)

JEMBER- Kabupaten Jember salah daerah di Provinsi Jawa Timur yang turut melaksanakan Intruksi Mendagri No 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19. 07 Juli 2021

Pemerintah Kabupaten Jember bersama Forkopimda terus mengawal pelaksanaan PPKM Darurat ini hingga ke level Desa. Hal ini mendapat respon positif dari seluruh tokoh dan elemen masyarakat.

Syamsul Hadi, mantan Kepala Desa Balung Kulon Kecamatan Balung Jember saat diminta tanggapannya terkait pemberlakuan PPKM Darurat saat ini menyampaikan sebagai warga negara yang baik mari kita patuhi intruksi dari Mendagri ini, karna ini untuk kebaikan kita bersama.

“Alhamdulillah, sejak dilaksanakan PPKM Mikro, warga Balung Kulon ini sudah terbiasa menerapkan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi kerumunan), semoga hingga akhir pelaksanaan PPKM Darurat ini warga Desa Balung Kulon diberi keselamatan dan terhindar dari wabah covid-19 ini,” tuturnya.

Menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Desa Balung Kulon, lanjut Syamsul, sejak pemberlakuan PPKM Mikro hingga hari ini warga desa Balung Kulon ini tidak ada yang terjangkit, hal ini yang membuat warga antusias untuk terus mematuhi protokol kesehatan.

Menyentuh soal kegiatan ekonomi masyarakat di saat pandemi saat ini, sosok mantan kepala desa yang kini kembali ingin merebut hati warga desa Balung Kulon ini menyampaikan” Alhamdulillah kegiatan ekonomi warga berjalan seperti biasa namun tetap mematuhi prokes,” jelasnya.

Desa Balung Kulon sangat terkenal dengan indutri kerajinannya, bahkan Bumdes Desa Balung Kulon sendiri menjadi percontohan di level Kabupaten, pastinya ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warganya.

Tidak berhenti disitu saja, Bumdes Desa Balung Kulon ini sudah merancang program pemberdayaan ekonomi berupa penanaman sayur dan kolam ikan air tawar untuk warga desa Balung Kulon, Wabil khusus bagi kalangan ekonomi bawah.

” kegiatan ini mendorong pemberdayaan ekonomi warga sekaligus memanfaatkan lahan kosong milik warga,” jelasnya.

Dalam situasi seperti saat ini kepekaan seorang pemimpin sangat diharapkan olah rakyatnya, tidak hanya bagaimana soal penerapan 5M, namun persoalan ekonomi warga harus turut mendapat perhatian. (Monas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here