Parkir Liar di Jembatan Suroboyo Jadi Ajang Pungli

0
61
Oknum juru parkir di Jembatan Suroboyo

SURABAYA – Warga Surabaya resah dengan adanya parkir liar di Jembatan Suroboyo. Pasalnya juru parkir (Jukir) yang melakukan pengutipan tidak menggunakan karcis tanda retribusi dan terkesan sebagai ajang pungutan liar (pungli).

Pantauan Bidik.news di lapangan, jukir memungut retribusi parkir tidak wajar, untuk kendaraan roda dua ditarik Rp5 ribu, sedangkan kendaraan roda empat dipatok Rp10 ribu.

Menurut jukir yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, biaya parkir tersebut sudah umum.

“Parkir disini sudah ada aturannya dan sudah umum, untuk kendaraan roda dua Rp5 ribu, sedangkan kendaraan roda empat Rp10 ribu, kalau tidak mau tidak usah parkir disini,” ucapnya kepada bidik.news.

Sementara Kapolsek Kenjeran, Kompol Buanis Yudo Haryono saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya terkait pungli tersebut mengatakan, akan menindaklanjuti dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Nanti saya selidiki dulu kebenarannya, karena masih belum ada laporan soal itu, biar nanti juga ditindak lanjuti oleh rekan – rekan sat pol PP,” katanya, Sabtu (26/06/2021)

Untuk diketahui, instruksi Kapolri kepada Kapolda di seluruh Indonesia, bahwa segala sesuatu yang berkedok pungli di jalanan umum dan ditempat umum yang meresahkan masyarakat harus digulung alias diamankan agar tercipta keamanan dan kenyaman masyarakat tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here