Percepat Layanan, Banyuwangi Gelar Vaksinasi Covid-19 Drive Thru

0
83
Salah seorang pengendara saat divaksin

BANYUWANGI – Sebagai upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Pemkab Banyuwangi berinovasi menggelar layanan vaksinasi tanpa turun (drive thru).

Vaksinasi drive thru itu dipusatkan di GOR Tawang Alun mulai Kamis (3/6/2021). Sasaran vaksinasi adalah pelaku pariwisata, hingga pelaku jasa transportasi publik, termasuk mitra pengemudi taksi dan ojek online.

Warga datang mengendarai motor maupun mobil harus mengikuti alur yang telah ditentukan, dari tenda 1 hingga tenda 3. Ada proses pemeriksaan kesehatan sampai pendataan.

”Kita kerja keras, inovasi-inovasi untuk percepatan vaksinasi sebagai upaya melindungi warga dari penyebaran Covid-19. Terima kasih teman-teman tenaga kesehatan yang bahu-membahu menyukseskan vaksinasi,” ujar Ipuk.

Menurutnya, hingga saat ini Banyuwangi telah menerima sekitar 352.000 dosis vaksin.

“Terima kasih pemerintah pusat dan provinsi. Insya Allah kepercayaan gelontoran vaksin dari pusat dan provinsi ini dijawab dengan kerja gotong royong tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan berbagai pihak lain untuk menyukseskan vaksinasi,” sambungnya.

Ipuk menjelaskan, layanan vaksinasi drive thru merupakan inovasi yang memberikan akses kemudahan layanan vaksinasi bagi masyarakat. Selain itu, vaksinasi pada pelaku pariwisata dan penyedia jasa transportasi publik adalah bagian dari pemulihan sektor pariwisata di Banyuwangi.

“Tentunya vaksinasi pada pelaku pariwisata dan penyedia jasa transportasi akan meningkatkan kenyamanan berwisata di Banyuwangi. Melengkapi berbagai upaya yang telah dilakukan untuk menjaga geliat sektor wisata di tengah pandemi ini,” jelas dia.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr. Widji Lestariono menambahkan, layanan drive thru ini dibuka sepuluh hari, mulai 3-12 Juni 2021, pukul 08.00 – 15.00 WIB. Jenis vaksin yang digunakan adalah AstraZeneca.

“Sasaran awal pelaku pariwisata 1.700 orang. Ada pengelola hotel, restoran, homestay, pemilik warung, travel agent, hingga kelompok sadar wisata (pokdarwis). Sasaran ini kami target selesai 4-5 hari,” kata Rio, sapaan akrabnya.

Setelah sasaran pelaku pariwisata tuntas, lanjut Rio, vaksinasi drive thru akan dibuka bagi pelaku transportasi publik.

“Setelah pelaku transportasi beres, masyarakat umum akan kami layani juga dengan drive thru. Syaratnya, mereka harus ber-KTP Banyuwangi,” bebernya.

Dengan layanan drive thru, sasaran vaksinasi tidak perlu turun dari kendaraan. Mereka bisa melaksanakan semua alur vaksinasi sesuai SOP cukup dari mobil atau motornya masing-masing.

“Prosesnya cepat namun tetap sesuai standar prosedur vaksinasi,” terangnya.

Layanan drive thru mendapat sambutan positif warga. Salah satunya Rosi Ferdiansyah, pengelola homestay. “Lega sudah divaksin. Lebih percaya diri saat melayani tamu dari luar daerah. Apalagi layanannya drive thru, mudah, cepat, dan enggak ribet,” kata Rosi, yang datang bersama istrinya.

Sementara itu, per 1 Juni 2021, sebanyak 136.266 warga Banyuwangi telah mendapatkan vaksinasi tahap I, yang terdiri atas tiga segmen, yaitu SDM kesehatan, pelayan publik, dan warga lansia. Adapun untuk tahap II, telah tervaksin 32.928 warga.

”Kami kebut terus. Beberapa waktu lalu memang pengiriman vaksin beberapa saat belum ada, tapi pusat dan provinsi terus bergerak memberikan tambahan vaksin. Tambahan vaksin itu kami kebut untuk diberikan ke masyarakat, seperti lansia yang dengan gerakan serentak sekitar sepekan ini sudah menjangkau 46.000 orang,” ujarnya

Bersamaan dengan ini, pemkab banyuwangi juga telah melakukan jemput bola door to door hingga vaksinasi di balai-balai desa dan halaman rumah warga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here