BPJAMSOSTEK Sidoarjo Sosialisasikan Inpres 2/2021 ke Perangkat Desa se Kec. Candi

0
108
Ainul Kholid Kepala BPJAMSOSTEK Sidoarjo (kiri) didampingi Yuvita Isnania Kabid Kepesertaan Program Khusus (kanan) saat menyerahkan santunan JKM kepada ahli waris masing-masing sebesar Rp 42 juta. (Ist)

SIDOARJO – Presiden Joko Widodo mengeluarkan instruksi Presiden (Inpres) No.2/2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Inpres tersebut terkait aturan pemerintah pusat meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk pegawai Kementerian, Pemprov dan Pemda.

Upaya implementasi Inpres, BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo kembali melakukan sosialisasi, Rabu (5/5/2021) dengan tema “Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Sebagai Tindak Lanjut Inpres No. 2 Tahun 2021 Tentang Optimalisasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kepada Pemerintah Desa Se-Kecamatan Candi.”

Hadir seluruh Kades dan sekretaris Kec. Candi dan dibuka oleh Ainul Kholid Kepala BPJAMSOSTEK Sidoarjo. Ainul berharap Kades diseluruh Kec. Candi mendukung implementasi Inpres 2/2021 dengan mengikutsertakan pegawai non-ASN di masing-masing kelurahan di seluruh Kec. Candi untuk ikut ke program jaminan sosial.

“Kami berharap untuk setiap pegawai kelurahan non-ASN di Kec. Candi dapat terlindungi program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Ainul yang juga menjelaskan berbagai keuntungan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan berupa manfaat bantuan beasiswa untuk anak dari peserta BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari TK – Perguruan Tinggi atau S-1.

Selain itu, manfaat baru yang diberikan pemerintah melalui BPJAMSOSTEK adalah Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Di tengah pandemi yang belum usai, pekerja yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan akan mendapat bantuan apabila terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Maanfaatnya sudah jelas dan membuat kita tidak perlu khawatir lagi saat berangkat bekerja,” pungkas Ainul.

Dalam sosialisasi tersebut juga dilakukan Penyerahan Santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis kepada ahli waris Alm. Kartono, Alm. Sulton, dan Alm. Samsul Huda yang merupakan perangkat desa dari Desa Durungbedug, Tenggulunan dan Sidodadi.

Masing-masing ahli waris menerima santunan Rp 42 juta tiap orang yang diserahkan oleh Ainul Kholid dan Yuvita Isnania Kabid Kepesertaan Program Khusus BPJAMSOSTEK Sidoarjo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here