Pelaksanaan MTQN ke 33 Tingkat Propinsi Kalsel di Tanbu Akhirnya Ditunda

0
155
Pj. Gubernur, Forkopimda Kalsel, Forkopimda Tanbu, dan LPTQ saat memberikan keterangan. (Foto :ist)

TANAH BUMBU -Setelah adanya hasil Swab PCR yang dilakukan oleh pihak Propinsi Kalsel terhadap para peserta MTQ Nasional ke 33 Tingkat Propinsi Kalsel, pelaksanaan kegiatan MTQN di Kabupaten Tanah Bumbu akhirnya ditunda.

Meski para kafilah dari 13 Kabupaten/Kota telah berdatangan, dan persiapan kegiatan telah matang, namun rencana pembukaan MTQN XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang sedianya pada Sabtu (03/03/21) malam, tidak jadi dilaksanakan.

Pengumuman ditundanya pelaksanaan MTQN tersebut selang beberapa jam dari rencana awal pembukaan yang digelar pukul 20.00 Wita di Panggung Utama MTQN, Jalan Raya Kodeco, Kecamatan Simpang Empat.

Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA dalam siaran Persnya, Sabtu (03/04/2021) di Banjarmasin, menyampaikan dengan berat hati bahwa MTQN Ke-XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Tanah Bumbu yang semula akan dibuka pada 3 April dan berakhir pada 8 April 2021 dinyatakan ditunda pelaksanaanya.

Penundaan tersebut setelah berdiskusi dengan Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan dan Forkopimda Kabupaten Tanah Bumbu. Dikarenakan mencermati perkembangan terakhir dari hasil test Swab PCR terhadap para kafilah, dan memperhatikan antusiasme dari masyarakat di Tanah Bumbu menghadiri lomba MTQ secara langsung, serta ditambah pertimbangan lain, yaitu keselamatan masyarakat.

“MTQ adalah salah satu wahana atau sarana dalam rangka siar Islam sangat dijunjung tinggi dan sangat dihargai. Sama pentingnya menjaga keselamatan para peserta serta menjaga keselamatan masyarakat di Tanbu dan seluruh Kalsel,” ujar Pj. Gubernur.

Mempertimbangkan keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi dan tanpa mengurangi hikmah dari siar islam yang sama pentingnya. Maka pelaksanaan MTQN Kalsel ditunda pelaksanaanya dan akan dilakukan secara virtual.

Terkait kapan akan dilaksanakan secara virtual, sebut Pj. Gubernur, pihaknya akan segera meminta LPTQ menyusun tatacara lomba secara virtual.

Ia juga meminta kepada LPTQ agar segera melaporkan ke Pj. Gubernur terkait kapan LPTQ siap untuk melaksanakan MTQ secara virtual dari Kabupaten/Kota masing-masing. Begitu pula Dewan Juri dengan protokol kesehatan dapat berkumpul dalam satu tempat setelah dilakukan swab PCR.

“Setelah semua siap melaksanakan secara virtual, maka Kami akan mengumumkan kembali ke publik terkait pelaksanaan MTQN Tingkat Prov Kalsel ini,” ujarnya.

Sebagai tambahan, menurut Safrizal yang hasil swab PCR negatif dipulangkan ke daerah masing-masing, sedangkan yang positif akan dikarantina di tempat yang sudah disiapkan.

Kepada kafilah yang akan berangkat ke Tanah Bumbu juga dihimbau untuk membatalkan keberangkatannya.

Mengakhiri siaran presnya, Pj. Gubernur bersama Forkopimda Kalsel, Forkopimda Tanbu, dan LPTQ menyampaikan permohonan maaf karena lomba ditunda dan mengubah metodelogi pelaksanaannya demi keselamatan bersama.(Rel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here