PHK ? Yuk Ikutan Program VOKASI ASIK BPJAMSOSTEK

0
1680
Berita Advertorial

 

SURABAYA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) mendorong para peserta yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19 untuk mengikuti program vokasi atau pelatihan ketrampilan guna meningkatkan kompetensi dan daya saing sumber daya manusia (SDM).

“VOKASI ASIK BPJAMSOSTEK adalah bentuk pemberian pelatihan atau vocational training kepada para pekerja yang mengalami PHK, Pekerja yang masih aktif bekerja, pekerja Bukan Penerima Upah dan Pekerja Migran Indonesia (PMI),” Kata Deputi Direktur Wilayah Jawa Timur Dodo Suharto, Senin (10/8/2020).

Program pelatihan yang diberikan berupa “reskilling” ataupun “upskilling” tergantung minat dari peserta yang membutuhkan, sehingga diharapkan para pekerja yang ter-PHK dapat pindah profesi atau meningkatkan keahliannya dengan mengikuti program tersebut.

Dodo menjelaskan, bahwa cara mendaftar Pelatihan Vokasi Indonesia Bekerja sangatlah mudah dan cepat. Peserta BPJS Ketenagakerjaan cukup akses ke website http://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id, pilih menu Vokasi, isi form dengan data-data yang dibutuhkan, lalu klik daftar.

“Tapi peserta harus mengikuti persyaratan yang berlaku, diantaranya WNI, peserta penerima upah dengan NIK valid, peserta yang di PHK dengan masa iuran minimal 12 bulan berturut-turut di mana upah yang dilaporkan minimal UMK,  usia maksimal 50 tahun, serta berhenti bekerja paling singkat 3 (tiga) bulan dan paling lama 24 bulan,” jelasnya

Sedangkan untuk LPK yang ingin turut ambil bagian dalam program vokasi ini  dihimbau segera mendaftar dengan melakukan Ikatan Kerja Sama (IKS) dengan Kantor Cabang BPJAMSOSTEK dengan memenuhi beberapa syarat diantaranya memiliki izin operasional; terdaftar di sistem informasi ketenagakerjaan; memiliki minimal dua jenis pelatihan keterampilan, atau satu jenis pelatihan keterampilan tertentu dari tingkat dasar hingga lanjutan; telah beroperasi minimal dua belas bulan; dan melengkapi dengan uji sertifikasi dari BNSP untuk standarisasi mutu bagi peserta.

Partisipasi swasta saat ini sangat penting sebagai stakeholder BPJAMSOSTEK untuk memperluas jangkauan pelatihan ke pelosok dan meningkatkan kapasitas peserta pelatihan vokasi sehingga dapat merambah di seluruh propinsi, ke tiap kota hingga tiap kecamatan dan di pedesaan.

BPJAMSOSTEK berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pada seluruh aspek pendukung pelatihan vokasi. Salah satunya dengan perluasan kriteria peserta, serta sinergi bersama Pemerintah terkait kolaborasi dengan BLK Pemerintah seperti Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK), UPTD dll.

“Pelatihan ini merupakan bukti nyata hadirnya Negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kualitas SDM dan mengurangi angka pengangguran di Indonesia, sehingga diharapkan peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami PHK dapat merasakan manfaat dari program ini,” tutup Dodo. (Advertorial)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here