Asrilia Kurniati Bisa Jadi Kuda Hitam di Pilkada Banyuwangi 2020

0
929
foto: Danu Budiyono.(Ist)

BANYUWANGI – Kehadiran perempuan dalam kontestasi Pilkada di Banyuwangi harus disambut dengan baik, artinya kontestasi ini sudah tidak lagi sepatutnya menjadi domain laki-laki.

Masyarakat mulai membuka diri terhadap keterlibatan perempuan, seiring dengan kondisi sosio-kultural yang mulai berubah, yaitu adanya kesadaran masyarakat untuk menerima perempuan dibidang politik. Sehingga, peluang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh bakal calon.

Selain Ipuk Fiestiandani (Istri Bupati Abdullah Azwar Anas) yang notabane adalah dinasti, belakangan banyak pula banner Hj. Asrilia Kurniati yang siap mewarnai pesta demokrasi bulan Desember mendatang. Bahkan ramai diperbincangkan disosial media.

Saya coba lihat rekam jejaknya, Asrilia ini mampu dan mumpuni untuk menjadi Wakil Bupati, bahkan menjadi Bupati sekalipun.

Dengan catatan, tentu bisa mendapatkan tiket parpol dan didukung masyarakat Banyuwangi. Kalau itu bisa didapat Asrilia dalam waktu dekat, tentu bisa menjadi kuda hitam.

Walau memang berat, mengingat waktunya kurang dari satu bulan pendaftaran di KPUD. Akan tetapi juga tidak menutup kemungkinan itu bisa dilakukan Asrilia, mengingat beliau sendiri juga orang organisasi, aktif diberbagai kegiatan sosial dan pernah bertarung di Pemilihan Legislatif kemarin. Artinya, selain modal sosial, modal politik sepertinya beliau juga punya modal finansial.

Paras kecantikan, gaya luwes dan mudah bergaulnya juga akan mempermudah komunikasi ke masyarakat.

Sekali lagi menurut hemat kami, sudah saatnya juga kita semua masyarakat Banyuwangi memberi kesempatan kepada beliau, selain juga agar ruang demokrasi semakin berkembang.

Penulis :
Danu Budiyono
(Aktifis Sosial Politik Banyuwangi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here