Gubernur Khofifah Lepas KKN Tematik Edisi Covid-19 Unisma

0
26
foto: Gubernur Khofifah melepas keberangkatan KKN Tematik Unisma Malang secara virtual melalui aplikasi zoom di Gedung Negara Grahadi Surabaya.(ist)

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melepas keberangkatan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik Universitas Islam Malang (Unisma) untuk di masa pandemi Covid-19 ini. Pelepasan dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (3/8/2020).

Saat pelepasan Gubernur Jatim ini menyampaikan pesan pada peserta KKN Tematik Unisma agar rajin membuat ruang ilmu dan mendedikasikannya kepada masyarakat. Gerakan keumatan bersambung ini, menurut Gubernur, harus bisa menjadi misi besar KKN Tematik di masa pandemi Covid-19 oleh mahasiswa Unisma.

Gubernur Khofifah juga mengingatkan agar peserta di zona manapun, merah, orange, maupun kuning untuk terus berhati-hati dan menjaga diri.
“Semua peserta harus tetap berhati-hati menjaga kesehatan. Kami akan mensupport 25 ribu masker. Pakai masker sangat penting, tolong dilakukan. Terbukti dengan disiplin menggunakan masker mampu menurunkan 60 persen penularan akibat virus Covid-19. Vaksin terampuh adalah menjaga kedisplinan,”tutur mantan Menteri Sosial ini.

Dikatakannya, per Minggu (2/8/2020) tingkat kesembuhan di Jawa Timur, sudah tembus 15.068 orang atau 66,97 persen. Persentase kesembuhan tersebut juga membuat Jatim mampu bertahan melebihi persentase kesembuhan nasional.

Berdasarkan data, pasien sembuh di tingkat nasional tercatat 68.975 orang atau 61,9 persen. Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menambahkan, bahwa intervensi agresif terus dilakukan untuk bisa menangani Covid-19 di Jatim.

Di antaranya, dengan meningkatkan kapasitas testing dengan 47 mesin PCR, 23 mesin Tes Cepat Molekuler (TCM), dan 1 mobil PCR, sehingga kemampuan testing harian yang bisa dilakukan di Jatim mencapai 4.000-5.000 sampel.

Dengan dukungan mesin tersebut, per Minggu (2/8) jumlah rapid test yang telah dilakukan di Jatim mencapai 773.015. Ini artinya 1 dari 52 penduduk Jatim telah dites cepat Covid-19 dengan rapid test.

Sementara, jumlah sampel PCR yang diperiksa di Jatim mencapai 134.496, yang berarti 1 dari 297 penduduk Jatim telah dites Covid-19 dengan swab dan PCR Test. Guru Besar Unisma, Prof Dr Maskuri, mengapresiasi Gubernur Khofifah yang sudah melepas KKN Tematik Edisi Covid-19 Unisma kali ini. Ia melaporkan ada sebanyak 1.175 mahasiswa yang terlibat dalam KKn ini. Sebanyak 80 persen mereka tinggal di Jatim.

KKN Tematik bertema Era Covid-19 Wujudkan Masyarakat Tangguh kali ini dilaksanakan secara individu di desa masing-masing dengan tetap mematuhi SOP covid-19.

Adapun program yang dilaksanakan menyesuaikan dengan program tanggap darurat covid-19. Salah satunya melakukan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat setempat tentang bagaimana hidup bersih dan cara menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar. Tujuan dari kegiatan ini agar masyarakat tahu pentingnya protokol kesehatan dan bagaimana dampaknya jika tidak menerapkan.

Di tahun sebelumnya, peserta KKN Unisma mengkaitkan kegiatannya dengan dengan pengembangan ekonomi masyarakat, yakni mengolah hasil bumi yang ada. Sebagai contoh, di Malang produk salak belum tersentuh optimal.

Selanjutnya, produk dimanfaatkan mahasiswa untuk pemberian pelatihan produk olahan dari salak, seperti membuat dodol salak, sirup salak, dan produk olahan salak lainnya. Kegiatan positif ini bisa diteruskan oleh aparat setempat seperti Kepala Desa atau Camat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here