Ratusan Pekerja Hiburan Malam Demo di Balai Kota

0
270
'Gak Murel Gak Mbadok'. Bunyi salah satu spanduk yang dibawa para pendemo.(foto: liputan6).

SURABAYA — Ratusan pekerja hiburan malam menggelar aksi damai di Balai Kota Surabaya, di kawasan Jalan Sedap malam, Senin (3/8/2020).

Aksi yang diikuti sebagian besar perempuan ini membentangkan puluhan spanduk, salah satunya bertuliskan Gak Murel gak Mbadok (tidak mendampingi nyanyi tidak makan), ‘batalkan perwali nomor 33’. ‘Kami Pekerja bukan Pelacur’.

Ratusan wanita dengan pakaian modis ini menuntut agar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) mencabut Perwali Nomor 33 tahun 2020, yang dirasa sangat merugikan bagi pengusaha, karyawan, dan pekerja di tempat hiburan malam.

Perwali Nomor 33 Tahun 2020 ini tentang Perubahan Atas Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kota Surabaya.

Wanita pekerja malam juga meneriakkan agar Wali Kota Surabaya Risma segera mencabut Perwali. “Cabut perwalinya, kos kosan, susu dan beras bukan pemerintah yang bayar,” teriak salah satu pendemo.

Salah seorang perwakilan pendemo dari  atas mobil juga menyatakan jika ,mereka berkumpul di Balai Kota Surabaya untuk menuntut agar Perwali dicabut.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here