Faksi-faksi Di PDI-P Kendala Turunnya Rekom Pilkada Surabaya.

0
401
Foto : Bambang Dwi Hartono, Risma Triharini dan Wishnu Sakti Buana.(Ist)

SURABAYA – Rekom untuk calon Pilkada Surabaya yang diputuskan PDI-P hingga saat ini belum juga diputuskan . Hal in menimbulkan berbagai tanggapan yang terjadi diinternal partai berlambang banteng moncong putih ini terkait Pilkada Surabaya.

Indikasi ini terjawab, salah satunya dari sikap Armuji yang santer disebut-sebut sebagai Cawawali bersama Eric Cahyadi, namun dengan secara tiba-tiba mengundurkan diri dengan alasan “dibegal “oleh pengurus partai diinternalnya .

Konflikk ini dibenarkan sumber BIDIK News yang mengetahui peta politik di Surabaya terkait Pilkada Surabaya mengatakan, bahwa memang saat ini diinternal PDI-P terjadi beberapa faksi, bahkan menjadi kendala untuk menentukan siapa calonnya ,” Faksi- faksi ini yang menjadi, salah satu kendalanya untuk menentukan calonnya ,” ujar sumber BIDIK News tersebut .

Diantara tiga faksi, ada faksi Bambang DH mantan walikota Surabaya dua periode yang juga pengurus senior di DPP PDI-P, yang menginginkan pokoknya bukan “Risma cs”, bahkan tidak secara terang-terangan menginginkan Dyah Katarina istrinya ikut bertarung dalam Pilkada Surabaya .

Setelah itu faksi Risma Triharini yang menginginkan putra mahkotanya, Eric Cahyadi sebagai penggantinya , Kekuatan faksi Risma ada dikedekatan dengan Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDI-P Hasto , yang berikutnya adalah faksi Wishnu Sakti Buana , yang saat ini menjabat sebagai wakil walikota Surabaya, kekuatan akses mantan ketua DPC PDI-P Surabaya ini, adalah putra almarhum lagendaris mantan Sekjen PDI-P Soetjipto.(Imron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here