Banyak Keluhan Tagihan, Dirut PDAM Gita Datangi Pelanggan

0
857
Foto : Dirut PDAM Giri Tirta mengunjungi pelanggan. (Ali)

GRESIK – Baru pertama kalinya, Direktur Utama PDAM Giri Tirta Ceria, Siti Aminatus Zahriyah turun gunung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke rumah pelanggan.

Dengan ditemani seorang staff, Risa (sapaan akrabnya) mendatangi rumah pelanggan yang mengeluhkan lonjakan tagihan air pada bulan Juni. Tidak sampai disitu, Risa bahkan mengetuk satu persatu pintu pelanggan yang sebelumnya melakukan komplain untuk mengecek meteran air serta melihat riwayat pembayaran.

Ada beberapa Perumahan yang didatangi malam kemarin, antara lain Perum Griya Suci Permai, Perumahan Alam Bukit Mas (ABM), Perumahan Greenhill dan Gresik Kota Baru (GKB). Tidak lupa Risa juga menyambangi pelanggan yang ada di Jalan KH. Syafi’i Pongangan Manyat, Jalan Akim Kayat Gresik dan Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo.
Perumahan-perumahan itu didatangi lantaran sebelumnya beberapa pelanggan disana menyampaikan keluhan.

Pada kesempatan itu, Risa mengungkapkan, terjadinya lonjakan konsumsi air membuat angka tagihan mengalami kenaikan. Untuk membuktikan, dia meminta pelanggan menunjukkan struk tagihan 3 bulan terakhir untuk dicocokkan dengan sistem dan angka pada meteran.

“Hasilnya ternyata benar. Tagihannya sesuai dan mereka akhirnya mengakui jika selama masa pandemi konsumsi air mengalami peningkatan,” kata Risa.

Meski demikian, Risa juga meminta maaf, lantaran selama pandemi covid-19 petugas PDAM tidak melakukan pencatatan. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mencegah penularan Covid 19.

“Maka dari itu kami sarankan agar pelanggan melakukan pencatatan air secara mandiri. Jika perlu foto angka pada meteran bisa diupload di aplikasi android Giri tirta Ceria. Dengan begitu jika ada kesalahan pencatatan di kami hari itu juga akan kami koreksi. Namun setelah kami datang warga akhirnya mengakui jika penggunaan airnya banyak,” terangnya.

Dalam inspeksinya tersebut, Risa banyak mendapat apresiasi serta dukungan dari masyarakat untuk memperbaiki tata kelola PDAM Giri Tirta Ceria Gresik. Bahkan, tidak sedikit warga yang menyebut jika kinerja PDAM dibawah kepemimpinannya saat ini lebih baik.

“Kalaupun siang mati, biasanya malam sudah keluar (air),” kata Ketua RW 08 Perum GSP Desa Suci Slamet Riyadi ditemani warga.
Sementara itu, Zainul Asyikin, pelanggan lain yang mengalami kenaikan pada tagihannya menuturkan, sebelumnya dalam sebulan tagihan air PDAM hanya mencapai Rp 80 ribu namun sekarang jadi Rp 320 ribu.

“Untuk airnya lancar tidak ada masalah. Namun kalau bisa kenaikan tagihannya jangan tinggi-tinggi,” harap dia. Meskipun demikian, Zainul menyadari jika ada lonjakan tagihan, lantaran penggunaan air juga meningkat.

“Selama masa pandemi memang kami sekeluarga di rumah terus. Otomatis penggunaan air meningkat dan tagihan juga membengkak,” tuturnya. ( ali )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here