Mainkan Dana Desa, Mantan Kades Ini Masuk Lapas

0
717
Caption: Mantan Kades Sumbersalak Kecamatan Ledokombo, Abdul Haki memakai rompi Kejaksaan Negeri Jember. (Monas)

JEMBER – Nasib sial dirasakan  Abdul Haki (51) tahun, mantan Kepala Desa Sumbersalak Kecamatan Ledokombo Jember periode 2013 – 2018 ini harus mendekam di lapas kelas II A Jember. 03 Juli 2020

Diduga akibat melakukan korupsi Dana Desa (DD) hingga milyaran rupiah, dirinya harus pasrah ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Jember.

Terkait penetapan tersangka, Kepala Seksi Pidana Khusus(Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Jember, Setyo Adi Wicaksono, SH., MH., menjelaskan, Abdul Haki ini diduga menyelewengkan Dana Desa tahun 2018.

“Akibat ulahnya, kerugian negara sesuai dengan yang dihitung oleh pihak Inspektorat Kabupaten Jember mencapai milyaran rupiah,” tuturnya.

Hasil temuan dari Inspektorat itu diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Jember, nilai temuan awal kurang lebih satu milyar rupiah.

“Kami melakukan penyelidikan dan penyidikan, akhirnya melakukan penahanan kepada tersangka,” jelasnya.

Masih Kasi Pidsus, tersangka ini diduga menyelewengkan Dana Desa(DD) saat mejabat kepala Desa, proyek fisik tahun 2018 tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya, akhirnya program pembangunan yang didanai dari DD pun gagal.

Hasil penyelidikan tim Pidsus menemukan adanya anggaran fiktif, namun dalam proses penyidikan tersangka menunjukkan sikap kooperatif dan mengakui kesalahanya.

Sebelum menetapkan Abdul Haki sebagai tersangka, penyidik memeriksa enam orang saksi. Mereka diantaranya dari perangkat Desa.

Akibat dari perbuatanya penyidik menjerat tersangka dengan pasal 2 dan pasal 3 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Temuan awal kerugian negara sebesar Rp. 1 milyar ini akan dibuktikan dalam persidangan bagi menguatkan sangkaan dugaan penyelewengan DD oleh tersangka. Itu baru temuan awal, tidak menutup kemungkinan angka tersebut bisa turun atau naik.

Sebelum menutup pernyataannya, Kasi Pidsus Menegaskan, penahanan tersangka kasus korupsi DD ini menunjukkan Kejaksaan Negeri Jember serius melaksanakan tupoksi dalam bidang penegakan hukum, khususnya pemberantasan tindak pidana korupsi di Jember.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here