Enam Daerah Jawa Timur Siap Wisata New Normal

0
24
Foto : Kawasan Gunung Ijen Banyuwangi : (Ist)

SURABAYA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur menyebut ada enam daerah di Jawa Timur yang siap membuka destinasi pariwisatanya, saat penerapan new normal (normal baru). Enam daerah tersebut, antara lain Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Pacitan, Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang.

Sedangkan dari enam daerah di Jawa Timur tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah menyatakan diri, paling siap membuka destinasi wisatanya dengan konsep new normal. Sementara Kota Batu yang dikenal sebagai kota wisata juga sedang menyiapkan bersama Kota Malang dan Kabupaten Malang.
Banyuwangi kemarin melaporkan sudah siap. Sementara Kota Batu, setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tak diperpanjang, mulai mempersiapkan sebaik-baiknya, ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sinarta, Kamis (4/6/2020).
Manakala destinasi wisatanya telah dibuka di enam daerah itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur mengingatkan adanya protokol kesehatan yang harus diterapkan dan dipatuhi. Sebelum wisata new normal dibuka di enam daerah itu, kami mengingatkan perihal protokol kesehatan, pesannya.
Tak hanya itu, menurut Sinarta, untuk Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus, juga harus disiapkan serta disosialisasikan, termasuk penyediaan tempat cuci tangan, pengukur suhu tubuh, hand sanitizer dan layanan kesehatan. Semua pengelola wisata, baik wisata alam, wisata budaya, dan wisata buatan harus mengikuti dan menyesuaikan dengan protokol kesehatan, tandasnya.
Lanjutnya, nantinya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur juga akan menerjunkan tim guna mengecek kesiapan wisata new normal di enam daerah tersebut. Kami Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur akan mengecek, kami akan lihat bagaimana sarana prasarananya, sumber daya manusianya, dan juga tata laksana di masing-masing tempat wisata yang diusulkan masing-masing pemerintah daerah, jelasnya.
Kalau sudah dipastikan, bahwa para pengelola wisata tersebut telah siap membuka tempatnya. Kami akan maksimalkan di bidang pemasaran, dan kami pikirkan pula bagaimana meyakinkan wisatawan untuk datang, tutur Sinatra. (rinto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here