Seorang Penambang Belerang Dikabarkan Hilang di Danau Kawah Gunung Ijen

0
78
Foto : Aktifitas penambang belerang di Kawah Gunung Ijen (Ist)

BANYUWANGI – Andik, seorang penambang belerang dikabarkan hilang di Danau Kawah Gunung Ijen.Hilangnya pria asal Kecamatan Muncar tersebut, diduga akibat bencana meluapnya debit air Danau Kawah Gunung Ijen, Jum’at (29/05/2020).

Komandan Kodim (Dandim) 0825 Banyuwangi, Letkol. Inf. Yuli Eko Purwanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Meluapnya debit air Danau Kawah Gunung Ijen tersebut, disebabkan oleh dentuman atau ledakan yang terjadi didalam Lawah Gunung Ijen.

“Ada 2 orang yang menjadi korban dalam perstiwa itu, mereka adalah Andik warga Muncar dan Halimik (korban selamat) warga Dusun Jopuro, Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah. Keduanya sedang melaksanakan rutinitas menambang belerang,” ujar Dandim.

Ia menjelaskan, pada saat itu sekitar jam 12.30 WIB, Andik bersama Halimik beserta penambang lainnya, tiba-tiba mendengar suara dentuman atau ledakan dari dasar Danau Kawah Gunung Api Ijen. Hal itu menimbulkan gelombang air danau dan debit air menjadi meningkat mencapai 2,5 hingga 3 meter dari bibir Kawah.

Selanjutnya, Halimik dan Andik beserta penambang lainya berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju puncak Kawah. Namun nahas, Andik terpeleset karena menginjak media tanah yang rapuh, sehingga menyebabkannya terjatuh ke Danau, karena debit air semakin naik, diikuti dengan gelombang air yang cepat meluap.

“Hingga saat ini, Andik (korban) belum diketemukan, para penambang memutuskan menghentikan pencarian dan kembali ke Pos Paltuding. Pelaksanaan evakuasi pencarian korban tidak dapat di laksanakan pada malam hari ini, dikarenakan cuaca yang tidak memungkinkan, pencarian akan dilanjutkan besok pagi,” pungkas Dandim.(nng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here