LSM LPK  Ancam Lapor Kejati dan Kejagung

Terkait Dugaan Penyimpangan Anggaran Dana Desa

0
67

BIDIK | BONDOWOSO —  Ketua lembaga swadaya masyarakat LPK Ancam laporkan kasus dugaan penyimpangan dana desa (DD)  Desa Sumber Canting, Kecamatan Botolinggo,  Kabupaten Bondowoso, Kepada Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Agung.  Kamis 28/05/20.

Pasalnya dalam pelaksanaan kegiatan alokasi dana Desa Sumber canting tahun 2018 ditemukan banyak kejanggalan dan diduga kuat banyak penyimpangan anggaran.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan dan inforasi masyarakat setempat yang merasa dirugikan,  maka lembaga swadaya masyarakat LPK  melapaorkan dugaan penyimpangan tersebut, kepada Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Bondowoso.

LSM LPK  Ancam Lapor Kejati dan Kejagung 1
Kejari Bondowoso

Ketika  dikonfirmasi Deni ketua LSM LPK mengatakan bahwa, ” pihaknya benar – benar telah melaporkan dugaan penyimpangan anggaran dana desa Sumber canting tahun 2018.

Lebih lanjut deni mengatakam bahwa,  “lembaga LPk tidak akan pernah takut dan mundur untuk memgungkap kasus dugaan penyimpangan ini,” katanya

Kepala Desa Sumber Canting mempunyai hak untuk membantah atau membela diri atas adanya dugaan tersebut.

Kasus ini sudah ada di meja Inspektorat dan kejaksaan Bondowoso, hari ini kami datang bersama masyarakat sumber canting kesini untuk mengetahui hasil dan perkembangannya.

LSM LPK  Ancam Lapor Kejati dan Kejagung 2
Kades Jamali

”Jika pihak APIP,  Kajari dan APH serta Inspektorat tidak merespon maka kami akan melaporkan kasus ini kemeja Kajati dan Kejagung, “tegas Deni.

Sementra itu kepala Desa Sumber Canting Jumali,  membantah adanya tuduhan penyimpangan tersebut. Sebagaimana terlansir di sejumlah media online.

Jumali menjelaskan bahwa, “pembangunan sarana dan prasarana jaringan saluran air bersih untuk masyarakat telah di kerjakan dan untuk pembangunan tangkis penahan tanah (TPT) yang dinilai fiktif telah selesai 100%,” terangnya.

Jumali juga menjelaskan bahwa, “semua temuan dari tim LSM LPK itu tidak benar dan tidak valid bahkan tak sesuai dengan fakta di lapangan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here