Tipu Korban Puluhan Juta, Polisi Gadungan di Banyuwangi Diringkus

0
156
Pelaku YHK saat diamankan Polisi

BANYUWANGI – Seorang Polisi gadungan berhasil diringkus Polisi setelah memperdayai korbannya. Dia adalah YHK (43), warga Jalan Ikan Wader Pari, Kelurahan Karangrejo Kecamatan Banyuwangi.

Pelaku diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan uang terhadap Hartono Subiyanto alias Yung Yung, warga Dusun Sepanjang Kulon, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore.

Aksi pelaku tersebut, dimulai pada bulan Januari 2020 dan diketahui pada Jum’at (15/05/2020), sekitar jam 11.00 WIB, bertempat di Toko Pasar Glenmore, Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore.

“Tersangka dengan sengaja mengaku anggota Polisi, dan menawarkan jasa untuk menguruskan perkara uang pelapor yang ada di Surabaya, dengan meminta uang serta pinjam mobil secara berulang-ulang,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin melalui Kasat Reskrim, AKP. M.S. Ferry, S.I.K.

Ia menjelaskan, awalnya pada bulan Januari 2020 korban dikenalkan oleh Lukman dengan pelaku, pada saat itu pelaku mengaku sebagai anggota Polres Banyuwangi bagian Satuan Narkoba.

“Dengan bahasa yang meyakinkan dan cerita tentang pengalaman dinasnya, akhirnya korban percaya kepada pelaku” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Kasat Reskrim, pelaku meminjam uang sebesar 10 juta dengan alasan untuk membelikan sepeda motor anaknya, selanjutnya terlapor menawarkan jasa untuk menguruskan uang korban yang ada di Surabaya,

“Karena percaya pelaku adalah Polisi, korban pun menuruti apa yang diinginkan oleh pelaku, yaitu meminta uang tunai dan transfer mulai 1 juta hingga 5 juta secara berulang-ulang, serta meminjam mobil di Showroom korban dengan alasan untuk melakukan penangkapan di Jawa Tengah,” terangnya.

Dengan perbuatan pelaku tersebut, korban mengalami kerugian materiil kurang lebih sebesar 30 juta. Tindakan pelaku tersebut, didukung dengan chating yang ada di Whatsapp.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan Polisi diantaranya, 1 unit mobil Daihatsu Taruna Biru-Silver Nomor Polisi P 846 NL, sebuah kaos warna coklat bertuliskan Polisi, sebuah celana warna coklat merk Black Hawk, 1 unit hand phone merk Samsung, 1 unit Airsoft Gun warna hitam bertuliskan MP-654K CAL.4,5 mm, sebuah kartu identitas KTP atas nama pelaku, 1 kartu ATM BRI, dan uang tunai sebesar Rp. 1.500.000,-.

“Atas perbuatannya, pelaku kita jerat pasal 378 dan pasal 372 Jo. pasal 64 KUHP, dengan ancaman penjara selama lima tahun,” tegasnya.(nng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here