Residivis Curanmor Ditembak Mati Polisi

Sebelas Kali Beraksi Selama PSBB di Surabaya

0
15
Petugas menunjukan barang bukti milik kedua pelaku begal di surabaya

SURABAYA – Sebanyak 11 kali beraksi ditengah pandemi virus corona begal di Surabaya ditembak mati polisi. Tembakan tegas terukur kepada Ahmad Rohman (31) terpaksa dilakukan lantaran saat ditangkap melawan petugas dengan parang.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, berawal informasi dari masyarakat, bahwa selama PSBB berlangsung di Surabaya kedua pelaku yakni Ahmad Rohman (31) dan Indra Cosorif Kianto (23) melakukan kejahatan dan meresahkan masyarakat Surabaya.

“Selama berlangsungnya PSBB pelaku melakukan kejahatan sebanyak 11 kali di Surabaya,” Ujar Sandi Nugroho di Mapolrestabes Surabaya, Senin (18/5/2020).

Sandi menjelaskan, mereka mencari sasaran dengan cara hunting di Jalan Putro Agung, Jalan Bronggalan Sawah, Jalan Ngagel Timur, Ngagel Rejo, Jalan Juwingan, Jalan Kapas Lor dan Jalan Kampung Malang.

Pelaku merupakan residivis dengan kasus serupa dan ditangkap petugas dikawasan Surabaya Timur. Tercatat pelaku sudah tiga kali masuk penjara dengan kasus yang sama.

“Kami terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap Ahmad Rohman lantaran saat ditangkap melawan petugas dengan parang.,” tegas Sandi.

Sandi menambahkan, dalam penangkapan tersebut, Tim Resmob juga melumpuhkan rekan Ahmad Rohman, yakni Indra Cosorif Kianto (23). Indra merupakan tetangganya.

“Tersangka Indra ini dilumpuhkan anggota pada kakinya. Dia yang lebih dulu diamankan,” ujarnya.

Sementara itu, tersangka Indra mengaku terpaksa ikut melakukan pencurian bersama Rohman.

“Saya butuh uang buat perpanjangan surat kendaraan bermotor dan buat beli baju untuk persiapan lebaran,” cetus Indra saat dirilis di Mapolrestabes Surabaya.

Indra juga mengaku, diajak dia (Ahmad Rohman) dan dikasih tugas cuma ngawasi sama menjualkan barang tersebut.

“Setiap barang curian itu laku, saya mendapat Rp 1,5 juta dan uangnya buat kebutuhan hidup pak,” bebernya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here