Teror Sajam di Desa Gintangan, Polisi Masih Terus Kejar Pelaku

0
65
Iptu Abdul Rohman beserta tim saat dirumah pelaku hanya bertemu ibunya

BANYUWANGI – Hingga hari keempat pasca aksi teror dengan membawa senjata tajam (sajam) di Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, pelaku yang berinisial Y hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Meskipun demikian, polisi terus berusaha dan melakukan pengejaran. “Kita msh berusaha mas, tiga hari tiga malam nyari terlapor…semoga jangan keluar Banyuwangi…sudah kami lakukan mefing wilayah gintangan…mohon doanya nggih…,” kata Iptu Abdul Rohman, Kanit Reskrim Polsek Rogojampi saat dihubungi via pesan Whatsapp, Kamis (16/01/2020).

Menurutnya, saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan keberadaan pelaku. “Tadi malam dua kali di rumahnya pelaku, rumahnya tutupan, kuncian, tapi tetap kita mobile terus..semoga ada perkembangan,” imbuhnya.

Rohman mengaku selain mobile terus di Desa Gintangan, pihaknya telah menyusuri wilayah desa sekitarnya.

“Sudah kita kembangkan sampai keluar…ini masih mobile rekan-rekan saya,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, dari keluarga, teman-teman pelaku dan saudaranya juga blm ada petunjuk.

“Ini saya dirumah terlapor, sama ibunya, kita geledah rumahnya nggak ada, sudah 4 hari dia nggak pulang, keterangan ibunya,” pungkas Rohman.

Diketahui, aksi teror dengan sajam tersebut, dilakukan pelaku Y terhadap korban Nastain (46) warga Dusun Krajan, Desa Gintangan, Senin (13/01/2020).

Menurut pengakuan Nastain, pelaku Y menerornya, karena menduga dirinya ada keterlibatan terkait masalah pemecatan Kepala Dusun yang dilakukan oleh Kepala Desa Gintangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here