Peringati Hari Anti Korupsi Kejari Gresik Bagi-Bagi Boneka Tikus

0
145
Kegiatan pembagian stiker dan boneka tikus ke pengguna kendaraan disepanjang jalan didepan pusat perbelanjaan icon mall.

GRESIK – Dalam rangka memperingati hari antikorupsi sedunia, Kejaksaan Negeri (Kejari) melakukan kegiatan bagi-bagi stiker yang bertuliskan himbuan antikorupsi dan boneka gantungan kunci berbentuk tikus pada pengguna jalan di depan pusat perbelanjaan Icon Mall, Senin (09/12/2019).

Acara membagian striker dilakukan setelah upacara hari antikorupsi di Kejari Gresik. Kasi Intel R.Bayu Probo Sutopo, Kasi Pidsus Dimas Adji Wibowo, Kasi Datun Andhy Rahman bersama jaksa intel, pidus dan datun turun ke jalan membagikan striker dan gantungan kunci berwujud tikus.

Peringati Hari Anti Korupsi Kejari Gresik Bagi-Bagi Boneka Tikus 1
Kajari Gresik

Terlihat, para pengguna motor, mobil terutama mobil plat merah ditempeli stiker himbauan anti korupsi. Tidak hanya itu, para jaksa juga memberikan pengarahan kepada masyarakat agar tidak melakukuan korupsi dalam bentuk apapun.

Salah satu pengendara motor, Hariadi mengapresiasi langkah Kejaksaan dalam membagian stiker ini. “kami berharap korupsi di Indonesia terutama di Gresik tidak terjadi lagi, dan petugas dapat memotong ranting para pelaku korupsi dengan hukuman yang sesuai dengan perundang-undangan yang ada, ” tegasnya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik, Heru Winoto kepada wartawan mengatakan bahwa hari anti korupsi tahun ini bertemakan “Bersama melawan korupsi mewujudkan Indonesia maju”.

Menurutnya, tema ini sangat relevan dengan program pemerintahan presiden jokowi yang kedua dengan priotitas utama menindakan korupsi yakni menekankan pencegahan dan pengembalian kerugian negara dan daerah.

“Kami sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum tertutama perkara korupsi akan mendukung sepenuhnya program pemerintah 5 tahun kedepan,” tegasnya.

Dijelaskan oleh Kajari, tahun ini, Kejari Gresik telah menagani 2 perkara penyidikan yakni, pemotongan jasa insentif di BPPKAD Gresik dengan terdakwa M.Muhtar (saat ini masih proses banding) dan penyidikan dengan tersangka Sekda Gresik, Andhy Hendro Wijaya. Sementara untuk kasus penyelidikan ada perkara penggunaan ADD mantan Kades Jatirembe, Benjeng dan perkara ADD Kades Ndoro Kecamatan Cerme.

Peringati Hari Anti Korupsi Kejari Gresik Bagi-Bagi Boneka Tikus 2
Kegiatan pembagian stiker dan boneka tikus ke pengguna kendaraan disepanjang jalan didepan pusat perbelanjaan icon mall.

“Sementara itu kejari Gresik telah mengembalikan uang pengganti ke kas negara dari dua terpidana korupsi yakni, terpidana kasus pemotongan anggaran dinas kepemudaan dan olahraga Gresik, sebesar Rp. 103 juta dan dari perkara penyalahgunaan anggaran ADD dengan terpidana mantan Kades Segoro Madu, Samsul huda sebesar Rp. 244 juta,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk warga Gresik kami berharap jangan pernah melakukan tindak pidana korupsi dalam bentuk apapun. Kejari Gresik juga berterimakasih atas suport dan kepercayaan yang berikan untuk Kejaksaan dalam upaya pemberantasan korupsi di Gresik. (him)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here