Dua Petinju Kebanggaan Indonesia Optimis Ciptakan Sejarah

0
94
Caption : Walikota Batu, Dewanti Rumpoko diapit dua petinju, Daud Yordan serta Ongen Saknosiwi dalam konpres M-Pro Series 2019. (Syahrul).

KOTA BATU – Mahkota Promotion (M-Pro) bakal menggelar pertandingan tinju bertaraf internasional pada tanggal 17 November 2019 di area Jatim Park III Kota Batu, Jawa Timur.

Dalam laga tersebut, menghadirkan Daud Jordan yang memperebutkan gelar juara dunia tinju kelas walter junior versi International Boxing Association (IBA), dan versi WBO Oriental, dengan menghadapi petinju Afrika Selatan, Michael Mokoena.

Sedangkan, Ongen Saknosiwi dijadwalkan menghadapi Marco Demecillo dari Filiphina yang memperebutkan gelar juara dunia kelas bulu versi IBA.

Ajang ini bakal menjadi pentas bagi petinju kenamaan Indonesia, Daud Yordan, dalam usahanya memperebutkan sabuk juara dunia kelas ringan 63 kilogram super IBA dan WBO Oriental dalam pertandingan 12 ronde.

Menurut Managing Director M-Pro Urgyen Rinchen SIM, petinju berjuluk Cino itu akan menghadapi lawan cukup tangguh dari Afrika Selatan, Michael Mokoena, sang juara dari Afrika yang memiliki record bagus dan pernah memiliki peringkat 50 besar petinju terbaik.

“Untuk pertama kalinya di Indonesia, kita menghadirkan duel besar, di mana Daud akan menghadapi Mokoena di kelas ringan super,” kata dia saat konferensi pers Balai Kota Among Tani. Senin (11/11/2019) sore.

Dirinya juga optimis usai menempuh latihan di Bali selama dua bulan, serta dukungan dari masyarakat Indonesia, Daud bisa menjadi petinju pertama di Indonesia yang bisa meraih juara dunia di 3 kelas berbeda. Lalu Ongen bisa menjadi juara dunia tercepat di Asia.

Dengan adanya event ini, Simon berharap momentum tinju Indonesia untuk meniti ke tangga internasional bisa kembali terbuka lebar. Di samping sebagai hiburan bagi pencinta tinju Tanah Air.

“Ini langkah fantastis. Ini baru bisa berhasil kalau di-support seluruh stakeholder yang ada, salah satunya Pemkot Batu dan JTP III, “ungkap dia.

Daud Yordan, petinju kebanggaan Indonesia mengaku, selama berlatih di Bali dan menjalani program yang disiapkan pelatih, dirinya optimis bisa meraih kemenangan.

” Dalam persiapan, kami bekerja keras supaya bisa mencetak sejarah di 3 gelar dunia secara berbeda. Kita harus sungguh-sungguh. Mohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia agar kita bisa meraih kemenangan,” kata pria asal Kalimantan Barat ini.

Senada, Ongen Saknosiwi mengucapkan terima kasih pada M-Pro dan Angkatan Udara serta pemerintah kota batu dan Jatim Park III.

” Kami sekarang sudah siap dan semoga bisa memenangkan pertandingan,” singkat pria asal Pulau Buruh ini.

Sementara, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, menjelaskan bahwa Kota Batu ini sebenarnya bagian dari Malang. Yang sebenarnya juga, tidak asing dengan petinju.

“Sudah sejak dulu, Malang ini sebenarnya gudangnya petinju,” ujar dia.

Oleh sebab itu, Dewanti merasa bangga adanya ajang tinju yang memperebutkan gelar juara dunia ini.

“Saya tahu, Mahkota Promotion ini sangat berpengalaman sampai ke manca negara. Dan, saya bangga ketika Mahkota menyelenggarakan tinju yang juga diprakarsai JTP III di Kota Batu,” jelas dia.

Di tempat yang sama, Direktur Jatim Park 3, Soeryo Widodo, mengatakan dalam pertandingan tinju yang rencana digelar tersebut diperuntukkan bagi seluruh masyarakat pecinta olahraga tinju.

“Karena pertandingan yang akan digelar di Jatim Park III nantinya tidak di tiketkan alias gratis, ” jelas Soeryo.

Perlu diketahui, selain dua partai utama, MP Series Kota Batu juga menampilkan empat partai tambahan. Salah satu diantaranya adalah partai tinju wanita Indonesia Fety Rizqi vs Efasha Kamarudin asal Singapore.

Kemudian tiga partai tambahan antara Jack Amisa vs Hisar Mawar dikelas terbang junior, Ilham Loisa vs Amthony Pooche di kelas welter junior, dan Abdul Rachman vs Abdul Rauf Cobra di kelas Bantam. (Syahrul).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here