Ada Mafia BPJS Kesehatan, Ini Kata Fraksi PAN DPRD Surabaya 

0
89
Foto : Ketua Fraksi PAN DPRD Surabaya , Hamka Mujiadi .( Topan)

SURABAYA | Banyaknya temuan maupun laporan yang diterima anggota DPRD kota Surabaya dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN)-PPP perihal banyaknya mafia BPJS yang dilakukan oknum petugas BPJS Kesehatan maupun oknum dokter. Sehingga anggaran kesehatan masyarakat tersebut membengkak.

Ketua FPAN-PPP, Hamka Mudjiadi Salam SH, MH mengatakan, di masyarakat banyak keluhan dan saya menemukan sendiri permainan-permainan dirumah sakit, kejadian tersebut sudah lama kejadian seperti itu sudah lama.

“Dan semua itu berdasarkan kenyataan dilapangan,” ujarnya, kepada media ini, Senin (11/11/2019).

Lebih lanjut Hamka menambahkan, coba nanti dari perwakilan Komisi D kami suruh mendalami terkait itu, untuk kordinasi dengan BPJS untuk meminimalisasi kerugian negara.

“Secepatnya akan hearing dengan pihak BPJS, setelah kunjungan. Kalau BPJS itu kan kordinasinya dengan pusat dan untuk realisasinya otomatis melalui cabang,” ungkapnya.

Saat ditanya soal arti mafia BPJS, dia menjelaskan, dirumah sakit kan biasa kordinasi antara dokter dengan petugas BPJS untuk pengeluaran anggaran dan sebagainya.

“Ada pembengkaan biaya melalui klaim klaim pengobatan, sehingga BPJS merugi. Misalnya permainan harga obat di rumah sakit-rumah sakit, sehingga tagihan rumah sakit membengkak akibatnya layanan kesehatan masyarakat tidak maksimal.” paparnya.

Hamka menambahkan, APBD Kota Surabaya tahun 2020 sudah disahkan dengan anggaran kesehatan yang cukup besar untuk melayani masyarakat disektor jaminan kesehatan.

“Ini sangat penting, karena ditengah kenaikan iuran BPJS Kesehatan, tentu sangat membebankan masyarakat.” tegasnya.

Dirinya kembali mengatakan, ditengah kenaikan iuran BPJS Kesehatan pengawasan terhadap anggaran kesehatan masyarakat sangat penting, hal tersebut untuk memberantas adanya mafia BPJS Kesehatan.

“Dan pengawasan penggunaan anggaran BPJS Kesehatan yang ketat harus dilakukan, sehingga tingkat kebocoran bisa diminimalisir.” pungkasnya.Sfoementara Kepala Cabang Kesehatan Surabaya Herman Dinata saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut melalui WA yang bersangkutan mebalas masih rapat.(pan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here