Foto : Kuasa pemohon dan termohon dan saksi Sulis saat melihat bukti pemanggilan di depan hakim..(Rohim)

GRESIK —  Sidang pembuktian praperadilan Sekda Gresik menunjukkan fakta baru terkait kedudukan melarikan diri tersangka. Dalam sidang tersebut hadir saksi ahli hukum pidana dan saksi sekretaris pribadi (sekpri) Sekda Gresik, Rabu (6/11/2019).

Terkuak bahwa selama ini pemohon yakni Sekda Gresik tahu, kalau dirinya sedang dipanggil Kejaksaan terkait pengembangan perkara OTT potongan insentif di BPPKAD Pemkab Gresik.

Sekpri Sekda Gresik, Andhy Hendro Wijaya, Lilis ketika dihadirkan sebagai saksi oleh termohon mengatakan, ketika Kejaksaan mengirimkan pemanggilan saksi kepada Sekda Gresik pada tanggal 16 Oktober 2019.

” Waktu itu pak Sekda menghubungi saya via telepon agar meng-cancel hotel untuk hari Rabu. Saya juga bilang ke pak Sekda kalau ada panggilan dari kejaksaan sebagai saksi. Akan tetapi beliau menjawab, saya tidak akan datang karena saya sudah TO, ” tegas saksi Lilis di depan Hakim tunggal Rina Indrajanti.

Lebih lanjut dikatakan Lilis, panggilan saksi untuk pak andhy (panggilan akrab pemohon) pada tanggal 16 Oktober hari senin jam 10 pagi, tanggal 18 Oktober diterima dikantor Kejaksaan karena waktu itu diperiksa di kejaksaan, tanggal 21 Oktober hari jumat sore jam 4, tanggal  23 Oktober hari Senin sore, tanggal 25 Oktober dan 28 Oktober juga sore.

“Panggilan itu pernah saya berikan kepada ajudan pak Sekda Gresik, akan tetapi disampaikan atau tidak saya tidak tahu,” ujarnya.

Lilis juga menjelaskan, bahwa sejak tanggal 14 Oktober 2019 sampai saat ini pak Sekda tidak masuk tanpa ada keterangan sama sekali. Bahkan, sudah ada surat teguran tertulis dari Bupati yang dikirim ke sekretariatan Sekda Gresik.

Sebelumnya, Hakim tunggal Rina Indrajanti saat menanyakan kepada saksi ahli hukum pidana tentang dasar hukum surat melarikan diri, ” Tidak ada dasar hukum tentang terbitnya surat melarikan diri dari penyidik, yang dikatakan melarikan diri jika pada panggilan pertama, kedua dan ketika secara paksa dan tidak diketemukan keberadaannya maka itu sudah dianggap melarikan diri, ” tegas saksi ahli Dr. Prija Jatmiko, SH. (him)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here