Foto : Bulan kesehatan gigi nasional adakan Gerakan Indonesia tersenyum di RSGM. (Ist)

SURABAYA|Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Airlangga (Unair) bersinergi dengan Unilever dan AFDOKGI menggelar Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2019 di RSGM, Rabu (30/10/2019). Hadir Ratu Amira Manager Wilayah PT Unilever Indonesia, Prof Amin Alamsyah Warek 3 Unair, Dekan FKG serta para dosen dan Guru Besar FKG.

Amin Alamsyah mengapresiasi selama  
10 tahun BKGN digelar, sudah menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan di masyarakat, ini menunjukkan pahlawan-pahlawan kesehatan masyarakat sudah melakukan tugasnya dengan baik. Masyarakat sudah menyadari pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Karena segala sumber penyakit berasal dari gigi dan mulut.

Penyuluhan yang dilakukan para dokter gigi kepada masyarakat sudah menunjukkan arah peningkatan perbaikan perilaku. “Atas jasa para pahlawan kesehatan, para dokter gigi sudah memberikan pengabdian kepada masyarakat untuk mengajarkan masyarakat hidup sehat. Dengan bekerjasama stackholder, pengabdian kepada masyarakat makin mudah dan menyenangkan,” kata Amin.

Secara terpisah, dekan FKG Unair menyampaikan hasil investigasi yang dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat dari hasil riset. Dimana masalah gigi berlubang masih menjadi masalah besar di Indonesia. 

“Hasil riset kesehatan dasar 2018 menunjukkan 88,8% masyarakat Indonesia memiliki masalah gigi berlubang. 9 dari 10 anak usia dibawah 5 tahun memiliki gigi berlubang,” ungkapnya. 

Kebiasaan masyarakat dalam merawat kesehatan gigi dan mulut, menurutnya, masih rendah. “94,7% masyarakat yang menyikat gigi setiap hari, hanya 2,8% yang melakukan nya diwaktu yang tepat, yaitu dua kali sehari setelah sarapan dan sebelum tidur. 95,5% masyarakat Indonesia tidak pernah berkunjung ke dokter gigi, kecuali saat giginya sudah sakit,” lanjutnya. 

Dia berharap civitas akademika bisa menjadi hal yang bermanfaat bagi masyarakat karena memiliki iapasitas, integritas dan asebilitas. “Para pahlawan penyuluhan dan melakukan sosialisasi menjadi mercusuar pusat informasi bagi masyarakat. Sehingga kontribusi dari kedokteran gigi bermanfaat bagi semua masyarakat,” pungkasnya. (hari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here