Anik Maslahak Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim

Surabaya – Anik Maslahak Ketua Fraksi PKB DPRD Jatim meyakini Abdul Halim Iskandar akan di panggil presiden Jokowi untuk di jadikan menteri. 
” Insya Allah gus halim akan menerima panggilan presiden utk posisi mentri, hal itu bukan tanpa alasan, sebab melihat track record baik kapasitas maupun pengalamannya di partai maupun pemrintahan tak perlu diragukan lagi,” terang Anik, Selasa ( 22/10)

Dijelaskan Anik saat ini beliau adalah salah satu Wakil Ketua DPP  PKB yg membidangi hububgan antara lefislatif dan eksekutif, beliau adalah kader dr bawah bahkan yg membabat PKB di kabupaten Jombang adalah beliau.

Prestasi PKB saat dipimpinya mulai kabupaten jombang hingga propinsi sangat menggembirakan , ditangan beliaulah kemenangan pkb yg pernah diraihnya th 1999,2004 teraih kembali di th 2014 sementara 2019 suara pkb tetap unggul diatas pdi, hanya kursi lebih banyak PDI serta  Sekali PKB kalah di jatim saat pemilu 2009 oleh demokrat .

Selanjutnya, masih terang Anik, pada tahun  2014 PKB berhasil mengambil alih kemenangan itu ditangan Pak Halim Dalam kepemimpinanya sangat responsif gender.

Hal itu terlihat dari penempatan komposisi strategis utk PR baik di struktur maupun pencalegan selalu diatas 40%(melebihi yang seharusnya minimal 30% berdasarkan UU Pemilu) bahkan posisi itu caleg urutan no 1, sehingga gak heran kalau setiap pemilu kader PR terbanyak adalah PKB, seperti tahun 2019 saat ini dari 19 PR di DPRDJatim, 11 nya dari PKB. 

Lebih lanjut Anggota Komisi E DPRD Jatim menambahkan Begitupun terhadap penghargaan kader, beliau sangat luar biasa utk mensupport dan memprioritaskan kader dl kontestasi baik pilkada maupun pileg, seperti berhasilnya Thoriqul Haq (Bupati Lumajang), Badrut Tamam(Bupati Pamekasan) dan masih banyak lagi.

Begitupun di legislatif lolosnya Fauzan Fuadi adalah contoh pengkaderan yg diback up penuh oleh beliau. ” Beliau adalah cucit dari Mbah Hasyim Asyari (pendiri NU)  sehingga darah perjuangan mbah hasyim turut mengalir pada diri Pak  Halim,” terangnya.

 Jadi tak heran ditangan kepemimpinan beliau hubungan antara NU dengan PKB di Jatim hampir tdk ada sekat. Dari sisi kapasitas pengalaman di pemerintahan, sejak masuk DPRD tahun 1999 sampai 2019 beliau selalu posisi pimpinan , bahkan di tahun 2014 adalah ketua DPRD Jatim dan semua orang tahu.

“Kepemimpinan beliau harmoni sosial antar fraksi sangat tinggi, kehangatan beliau dalam memimpin yg mampu merangkul semua fraksi, sampai ada julukan DPRD Jatim itu tidak ada fraksi, yg ada hanyalah satu faksi, suasana kekeluargaan terjalin sangat erat bahkan beberapa kali kinerja DPRD mendapatkan penilaian terbaik secara nasional, begitupun sinergitas dg pemerintahan pripinsi yg sangat baik shg membawa Provinsi Jatim 7 tahun berturut turut mendapatkan penilaian WTP,” pungkasnya. ( rofik) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here