dr Lanny Juniarti Dipl. AAAM, Presiden Direktur dan Pendiri Grup Miracle Aesthetic Clinic menerima penghargaan tertinggi sebagai klinik yang berkontribusi memberikan perawatan tanam benang Aptos terbanyak di Indonesia, diajang Aptos Global Conference. (Ist)

JAKARTA | BIDIK NEWS – Dalam ajang Aptos Global Conference yang digelar di Jakarta, 28 September 2019 lalu. Miracle Aesthetic Clinic meraih penghargaan tertinggi sebagai klinik yang berkontribusi memberikan perawatan tanam benang Aptos terbanyak di Indonesia. Dalam malam penerimaan penghargaa itu, Miracle diwakili para tim dokter senior, yaitu dr. Silfia Bety, dr. Aditya Mayangsari, dr. Dewi dan dr. Sandra Puspa Dewi.

Penghargaan “Highest Contribution to the Medical Aesthetic Field in Indonesia for Aptos Thread Lifting” ini diserahkan langsung oleh Dr. Marlen Sulamanidze Ph. D., M.D. yang merupakan penemu metode dan tanam benang Aptos. 

dr Lanny Juniarti Dipl. AAAM, Presiden Direktur dan Pendiri Grup Miracle Aesthetic Clinic mengatakan, penghargaan ini sekaligus membuktikan Miracle adalah klinik estetika yang paling berpengalaman serta berperan dalam meningkatkan pertumbuhan metode tanam benang Aptos di industri estetika di Indonesia.

“Aptos merupakan metode tanam benang untuk mengatasi dampak penuaan yang saat ini makin diminati karena mempunyai beberapa kelebihan. Pertama, persiapan dan pengerjaan untuk perawatan tanam benang ini tidak memerlukan waktu pengerjaan yang lama,” katanya, Rabu (8/10/2019). 

Selanjutnya, tanam benang ini menghasilkan efek lifting pada wajah dengan prosedur tanpa operasi atau tanpa pembedahan. Karena itu, waktu pemulihan dari perawatan tanam benang tergolong singkat.

Meskipun tanpa operasi atau pembedahan, pengerjaan tanam benang ini menggunakan metode khusus untuk memasukkan benang ke dalam lapisan kulit. Teknik peletakkan benang pun harus benar, agar benang yang ditanamkan memberikan efek lifting yang maksimal pada area wajah yang diinginkan. 

“Untuk itu, tanam benang harus dilakukan oleh dokter yang ahli dengan skill dan menguasai prosedur tanam benang. Setiap dokter di Miracle telah di training secara intensif agar dapat melakukan prosedur tanam benang Aptos untuk dapat memberikan hasil yang aman dan efektif,” jelasnya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, lanjut dr Lanny, memacu Miracle untuk terus meningkatkan kualitas para dokternya, membuktikan keahlian dari para tenaga ahlinya di tingkat dunia. “Sehingga dapat berkontribusi memajukan Indonesia di bidang estetika yang bertaraf internasional,” ujarnya.

Sejarah Miracle Aesthetic Clinic sebagai perintis bisnis estetika di tanah air dimulai pada 25 Juli 1996. Berbekal pengalaman selama 23 tahun, Miracle kini dikenal sebagai salah satu klinik estetika terdepan di Indonesia dengan 20 cabang yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Kuta, Balikpapan, Batam, Makassar, Medan, Manado, Lombok, Yogyakarta, dan Semarang. Dengan filosofi ‘The Art Behind the Science of Aesthetic’, 

Miracle menggabungkan cream program, perawatan medis oleh dokter profesional dan perawatan estetik oleh beauty therapist berpengalaman, dengan cita rasa seni yang tinggi, untuk memberikan perawatan wajah dan kulit dengan hasil optimal, juga kenyamanan, keamanan, keramahan, serta privasi bagi pelanggannya.

Dengan metode perawatannya “The Science of Facial Architecture” Miracle menggunakan pendekatan holistik antara kepekaan artistik (citra rasa seni) digabungkan dengan ilmu kedokteran yang menjadi pedoman dasar bagi setiap dokter di Miracle untuk memberikan hasil face reshaping terbaik secara aman, konsisten dan bertahan lama. 

Pada akhirnya, metode ini diberikan untuk menghasilkan tampilkan versi terbaik bagi setiap pelanggan. Dan memberikan dampak positif bagi kehidupan sosialnya. (hari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here