Bandar Sabu 100 gram Dinilai Berbelit-belit Dalam Persidangan.

Foto : terdakwa pasutri saat sidang di PN Gresik.(Rohim)

GRESIK|BIDIK NEWS – Pasangan suami istri (Pasutri) Imam Sukhairi alias Jenglot (40) dan Yuni Dwi Lestari (25) bandar Sabu Sabu (SS) kota Gresik menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Rabu (9/10).

Pasutri warga desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik didakwa menjadi bandar sabu di kota Santri. Pasalnya, dari hasil tangkapan polisi terdapat BB SS seberat 100 gram.

Sidang dengan Majelis Hakim yang diketuai Rina Indrajanti itu terjadi ketegangan antara kuasa hukum kedua terdakwa dan JPU Febrian Dirgantara. Pasalnya, terdakwa saat memberikan keterangan di persidnagan terkesan berbelit belit dan tidak konsisten.


Seperti yang tertuang dalam BAP yang sudah di tanda tangani kedua terdakwa banyak yang dibantah. Dompet terdakwa Imam Sukairi yang dibuang dan terdapat 4 poket SS dibantah oleh terdakwa. Tidak hanya itu, satu bungkus SS yang ditaruh dibawah bantal saat digeledah juga tidak diakui oleh kedua terdakwa.

Alan tetapi dalam pengakuannya, keduanya juga kerap mengkomsumsi SS bersama-sama. Bahkan kedua terdakwa juga megaku menjadi bandar 5 bulanan.

Sementara Yunita Rafika Sari, Penasehat Hukum terdakwa usai sidang mengatakan, ia tetap koperatif dan memberikan advokasi pada kedua terdakwa. “Fakta persidangannya seperti ini, saya yakin majelis hakim akan memberikan keadilan bagi kedua terdakwa, ” tegasnya.

Sidang akhirnya ditunda minggu depan dengan agenda tuntutan dari jaksa. (him)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*