TNI Kerahkan 8.526 Personel Amankan Pelantikan Presiden dan Wapres RI

Foto : Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat saat memimpin apel gelar kesiapan pasukan pengamanan pelantikan Presiden dan Wapres

JAKARTA|BIDIK NEWS – Sebanyak 8.526 Personel TNI siap mengamankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) RI terpilih periode 2019 – 2024

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memimpin apel gelar kesiapan pasukan pengamanan pelantikan Presiden dan Wapres serta pelantikan DPR/DPD/MPR periode 2019-2024 di Skadron 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (30/9/2019).

Selain kesiapan melakukan pengamanan pelantikan Presiden dan Wapres, kegiatan apel gelar pasukan tersebut juga untuk menunjukkan kesiapan pengamanan pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) RI peeioden 2019 – 2024.

Untuk pelantikan DPR, DPD dan MPR RI akan dilaksanakan besok pada 01 Oktober 2019. Sedangkan pelantikan Presiden dan Wapres RI agendanya akan dilaksanakan tanggal 20 Oktober mendatang.

“Sekitar 6000 personel TNI telah dikerahkan untuk mempertebal pengamanan di Gedung Wakil Rakyat saat pelantikan DPR-MPR RI pada tanggal 1 Oktober 2019, sedangkan pada saat pelantikan Presiden RI dan Wakil Presiden RI, TNI mengerahkan 8.526 personel,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Menurut Panglima TNI, pasukan pengamanan dari TNI nantinya akan disebar di sejumlah titik seperti gedung DPR-MPR, Istana Negara, sentra ekonomi di Glodok, Jembatan Tiga, dan Jembatan Lima.

“Untuk pengamanan di gedung DPR – MPR perimeter diperlebar dan pengamanan akan dilakukan di beberapa lokasi seperti Ladokgi, pintu utama DPR/MPR, Pejompongan, Petamburan dan jalan menuju Palmerah karena disitu ada stasiun kereta api dan pintu menuju masjid ke gedung DPR/MPR,” terangnya.

“Titik-titik tersebut sesuai dengan yang telah direncanakan, dan personel TNI tidak masuk ke dalam gedung DPR-MPR, namun berada diluar,” imbuhnya.

Panglima TNI juga mengungkapkan, kesiapan personel TNI ini sebagai upaya menambah dan mempertebal pasukan pengamanan untuk membantu Polri.

“Kesiapan personel TNI untuk membantu Polri. Sebelumnya, TNI telah mengerahkan sebanyak 3.000 personel dan pasukan tersebut akan terus ditambah untuk mempertebal pengamanan,” tuturnya.

Panglima TNI menegaskan, tugas TNI adalah tugas yang sangat mulia, yaitu untuk menjaga stabilitas keamanan, dan tugas untuk menciptakan rakyat menjadi sejahtera karena aman dan tugas itu sudah ditunjukkan selama ini.

“Mari kita semua tetap menjaga soliditas, meningkatkan profesionalisme untuk tugas-tugas yang akan datang,” tutup Panglima TNI.(nng)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*