Tim” Satgas Anti Judi Pilkades “, Ciduk Pelaku Judi Ditiga Lokasi

FOTO : Kapolres saat gelar press release dihalaman Mapolres Jember ( Monas)

JEMBER|BIDIK NEWS – Tim Satgas Anti Judi Pilkades 2019,besukan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo telah berhasil melumpuhkan pelaku Judi Pilkades di Tiga titik lokasi saat pelaksanaan Pilkades tahap II pada Kamis 12 September 2019.

Penangkapan 10 Orang pelaku Judi ini disampaikan langsung oleh Kapolres Jember dihadapan para Awak Media sekira jam 11 siang Jum’at 13/09/2019.

Dalam press releasenya Ndan Kusworo menyampaikan ” Alhadulillah tim satgas anti judi pilkades 2019 berhasil amankan 10 tersangka dengan tiga TKP yang berbeda,” tutunya.

Tiga TKP tersebut iyalah Kecamatan Wuluhan kita bisa mengamankan 3 tersangka dan uang Rp 18 juta,di Kecamatan Balung kita mengamankan 3 tersangka dan uang Rp 9,5 juta, dan di Kecamatan Gumukmas diamankan 4 tersangka dengan uang 28 Juta.

“Kebanyakan mereka ini Bandar Judi lokal,hanya satu orang yang berasal dari Lumajang yang datang ke Jember memang niatnya mau jadi bandar judi,” terangnya.

Sengaja kami bentuk tim Satgas anti judi Pilkades bagi memberikan informasi kepada kami tentang seputar perjudian,banyak sekali informasi yang masuk, ada sekedar iseng-iseng dan ada yang betul.

Semua informasi kami tindaklanjuti dan hasilnya hari ini kita berhasil amankan 10 orang tersangka serta mengamankan barang buktinya.

Ini baru tahap pertama dan ke dua,masih ada tahap tiga dan empat,kita harap cukup ini saja yang jadi pembelajaran,jangan sampai ada lagi tahanan atau tersangka lain terkait judi Pilkades.

Judi Pilkades ini bisa memicu tindak pidana-tindak pidana berikutnya,seperti contoh yang kalah tidak bisa bayar maka dia bisa mencuri atau merampok, terlebih lagi kalau yang judi itu tim sukses, seperti yang terjadi di Balung.

Ini bisa saja yang kalah memprovokatori para pendukung yang lain untuk memaksakan kehendak kepada panitia bagi memenangkan calon yang didukungnya.

“Kita akan mengambil langkah preventif dan represif. Preventifnya dengan menghimbau agar jangan berjudi dan kita ajak masyarakat kerjasama dengan kepolisian,represifnya ya kita tangkap,” tegas Ndan Kusworo.

Atas perbuatan tersangka kita kenakan pasal 303 tentang perjudian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (Monas)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*