Tersangka Kredit Fiktif Bank BRI Ditahan Kejari Surabaya

FOTO : Tersangka YOAM saat digiring ke mobil tahan Kejari Surabaya.(Jaka)

SURABAYA|BIDIK NEWS – Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, menahan satu tersangka lagi kasus kredit fiktif senilai 10 milyar berinisial YOAM, yang menjadi pihak ketiga dalam mengajukan kredit di bank BRI. Rabu (11/09).

“Kami tahan setelah adanya dua alat bukti tentang kasus korupsi kredit fiktif yang dilakukan pelaku YOAM,” ucap Kepala Kejari Surabaya, Anton Delianto.

Masih menurut Anton, aksi pelaku ini terbongkar setelah pihak BRI menemukan adanya pemalsuan dokumen yang dilakukan pelaku dengan memalsukan identitas dirinya melalui bantuan seorang tersangka lainnya yakni Nur Cholifah.

“Pelaku mengganti foto dari KTP seseorang bernama Julil Abrori, dalam melakukan aksinya tersangka dibantu tersangka Nur Cholifah untuk dibuatkan identitas pelaku. Dari sana pelaku mendapatkan kredit untuk usaha namun uang tersebut tidak digunakan oleh pelaku pada semestinya,” beber Anton.

Lebih lanjut Anton menjelaskan, tersangka akan ditahan 20 hari ke depan di Rutan Kejati Jatim, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. ” Tersangka kita tahan di Rutan Kejati Jatim untuk 20 hari ke depan,” pungkas Anton.

Untuk diketahui, pelaku YOAM tiba di Kejari Surabaya sekitar pukul 10.00 WIB seorang diri dengan menggunakan baju putih serta celana jins biru. Sekitar pukul 19.00 WIB, tersangka keluar dari ruang pidana khusus Kejari Surabaya dengan menggunakan rompi pink.

Pelaku terus menutupi wajahnya dari jepretan kamera wartawan yang sudah menunggu. Tidak ada sepatah kata apa pun dari tersangka saat menuju mobil tahanan. (J4k)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*