Sekum MUI Jatim Tekankan Dakwah Islam Wasathiyah

FOTO : Sekum MUI Jatim .( Ali)

GRESIK|BIDIK NEWS. Perkembangan jaman yang semakin berkembang, dan juga semakin banyak aliran yang berkembang di masyarakat, sehingga dalam dakwah di masyarakat juga mesti mengikuti perubahan , namun tetap berpegang pada Al Quran dan Hadis serta keutuhan dari NKRI, demikian disampaikan Sekretaris Umum MUI Jawa Timur H Ainul Yakin, saat menjadi nara sumber di Islamic Centre, kawasan Masjid Agung Gresik, Rabu (11/9).

” Banyaknya pemikiran beragam terutama dari luar tentu kita sikapi secara bijak dan arif, contoh yang paling bisa dilihat adalah : solat menggunakan Bahasa Indonesia, ada seorang perempuan yang mengaku menjadi nabi karema mendapat wahyu, ada juga suatu kelompok yang mengganggap bahwa kelompoknya yang paling benar, sementara kelompok yang lain adalah salah, terhadap yang demikian kita dalam mendekati dan merangkul mereka tentu menggunakan pendekatan persuasif ,” jelas H Ainul Yakin di depan peserta sosialisasi yang terdiri dari ketua MUI dari berbagai kecamatan dan ketua ormas.

Lebih lanjut dikatakan, saat jelang penutupan lokalisasi di Surabaya, dirinya bersama tim sudah turun ke daerah lokalisasi, dan ternyata didapati ada salah satu pekerja PSK yang hafalan Al Quran dan hadis serta dalam menulis khott sangat bagus, ketika ditanya asal usul dan bagaimana asal mulanya, ternyata dia berasal dari daerah, yang dulu ber sekolah di madrasah, berniat mencari pekerjaan di Surabaya, ternyata di terminal Purabaya bingung dan seolah ditolong oleh kelompok orang yang menjual ke lelaki hidung belang terhadap wanita yang berasal dari desa namun tujuan kurang jelas.
terhadap kasus yang begini, para ustadz, para kyai, mesti mengentas dan memberikan pekerjaan yang halal dan layak.

Ketua MUI Kabupaten Gresik Kh Mansur Sodik dalam sambutannya berharap wilayah Kabupaten Gresik sebagai kota santri dan sekaligus pendukung kota metropolitan Surabaya yang ber aneka ragam corak budaya, tentu didalam membimbing serta pengayom ummat mesti berwawasan luas, lebih mengedepankan manfaat, dan tetap menjunjung persatuan serta kesatuan. ( ali)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*