Batik Nganjuk Tampil Di Jember Fashion Society

FOTO  : Ibu Bupati Nganjuk saat wawancara bersama awak Media

JEMBER|BIDIK NEWS – kehadiran batik khas Nganjuk diacara Jember Fashion Society (JFS) yang digelar di Lippo Plaza Jember sejak Senin 02 September hingga Minggu 08 September 2019 telah mewarnai jalanya acara JFS 2019.

Dimotori langsung oleh Yuni Shopia, selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Nganjuk sekaligus Istri dari Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat yang diikuti Dinas terkait serta pengrajin batik dari Kabupaten Nganjuk, cukup mencuri Perhatian para tamu undangan dan pengunjung Mall.

Dihadapan para awak media Yuni Shopia yang didampingi Kepala Disperindag Kabupaten Nganjuk menyampaikan ” ya ini upaya kami untuk mengenalkan batik khas Kabupaten Nganjuk,” tuturnya

Lebih jauh Yuni Shopia menjelaskan,ada tiga tema yang kita perkenalkan, yang pertama Casual,Formal dan Androgini atau Unisex yang bisa dipakai laki-laki atau perempuan.

Sebelumnya kita sudah mengikuti event di Surabaya,dan ini merupakan jalan menuju Jakarta fashion Week ataupun Indonesia Fashion Week.

“Jadi, kita berusaha memperkenalkan Kabupaten Nganjuk dengan batiknya, sekaligus mengangkat para pembatik, hal ini sejalan dengan “Tri Cipta Bhakti” Bupati Nganjuk yang meliputi Infrastruktur, Sumber daya manusia yang unggul dan ekonomi kerakyatan yang mandiri,”jelentrehnya.

Kita angkat para pembatik untuk bisa lebih kreatif lagi dalam dunia feshion,sehingga lebih cepat masyarakat di luar maupun yang ada didalam Kabupaten nganjuk mengenal apa itu batik nganjuk dan apa ciri khas batik nganjuk.

Ada sekitar 30 lebih jenis batik yang kita miliki, namun hanya sepuluh yang kita tonjolkan,hal ini dikarnakan di setiap daerah punya ciri khas masing-masing, diantara ciri khas batik tadi ada jaya setamba yang kita ambil dari sejarah,disitu juga ada sekudo, roro kuning ,berambang ,nasi becek dan masih banyak lagi,dan itu kita tuangkan dalam batik itu.

Sebagai Ketua Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Nganjuk,bagaimana saya berupaya untuk bisa mengangkat dan membantu prgram Bupati yang salah satunya kita menciptakan sumber daya manusia para pembatik yang siap bersaing.

“Saya menginginkan supaya nantik Nganjuk itu lebih dikenal lewat batinya,walaupun tidak bisa dikenal melalui pariwisatanya,” Jelas Novi.

Adanya “Jember Fashion Society (JFS) ini saya apresiasi sekali dan berharap ada event yang lebih besar seperti Jember Fashion Week yang bisa saya ikuti,” ungkapnya.

Kehadiran peserta “Jember Fashion Week” dari Kabupaten Nganjuk yang di pimpin langsun oleh istri Bupati ini turut membuka stand, dimana tidak hanya batik yang dikenalkan,produk UMKM Nganjuk pun turut dipamerkan dalam acara tersebut. (Monas)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*